STTN diperkenalkan dalam IAEA Meeting Forum


Selasa, 07 Maret 2017 - 16:03:57 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 1951 kali


(Yogyakarta, 6/3/17). Negara anggota International Atomic Energy Agency (IAEA)  yaitu Indonesia, Malaysia, Philipina, Uni Arab Emirat, Sri Lanka, Thailand, Australia, Jepang, Inggris, Bangladesh, Jordan, Myanmar dan Pakistan mengadakan pertemuan koordinasi dan perencanaan proyek masa depan dalam rangka memperkenalkan ilmu pengetahuan teknologi nuklir bagi kalangan sekolah menengah (SMA). Pertemuan dilaksanakan di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) selama lima hari, dari tanggal 27 Februari – 3 Maret 2017. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Diseminasi dan Kemitraan BATAN (PDK-BATAN), Ir. Ruslan dan sambutan oleh Jane Gerardo-Abaya dari IAEA.

 

Hadir pada kegiatan tersebut, sekolah yang menjadi pilot project program IAEA, yaitu perwakilan pengajar dari SMAN 1 Tangerang Selatan, SMAN 2 Tangerang Selatan, SMAN 3 Surabaya dan SMAN 11 Surabaya. Turut hadir juga peserta (observer)  SMAN 1 Depok Sleman Yogyakarta, SMAN 1 Yogyakarta dan SMAN 3 Yogyakarta.

 

Selama kegiatan, masing-masing negara anggota memaparkan gambaran capaian dan hambatan “pilot project compendium” serta diskusi tentang kebutuhan di siklus berikutnya untuk tahun 2018 – 2021 sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pada hari ketiga, peserta diajak mengunjungi laboratorium Instrumentasi Nuklir serta laboratorium Radiografi yang ada di STTN, dilanjutkan dengan mengunjungi SMAN 1 Depok untuk meninjau serta mengevaluasi metode pengenalan iptek nuklir dalam proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Pengajar merupakan perwakilan SMA yang menjadi pilot project. Antusias peserta sangat besar melihat semangat siswa-siswa SMAN 1 Depok mengikuti pembelajaran. Hal ini membuktikan bahwa SMAN 1 Depok sangat mendukung kegiatan tersebut. Hari kelima, Ketua STTN, Edy Giri Rachman Putra, Ph. D mendapat kesempatan untuk memaparkan profil STTN dilanjutkan dengan sesi diskusi dan kunjungan khusus ke laboratorium STTN yang dilakukan oleh expert IAEA, Sunil Sabharwal.

 

Pertemuan negara anggota IAEA yang dilaksanakan di STTN-BATAN ini, menjadi prestasi bagi STTN. Hal ini membuka kesempatan bagi STTN untuk mengembangkan jejaring di kancah Internasional dalam rangka pengembangangan STTN. Secara teknis kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa, hal ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menjalin komunikasi dengan perwakilan dari berbagai negara terkait cita-cita mereka ke depannya. Ika Priyanti salah satunya, mahasiswa semester VI program studi Elektronika Instrumentasi ini memiliki keinginan untuk melaksanakan internship dan melanjutkan kuliah di University of Tokyo, setelah bertemu dengan Takeshi Iimoto yang memberikan gambaran tentang Jepang khususnya University of Tokyo. (tek)

 

    

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies