STTN BATAN Menuju Leading University Iptek Nuklir Indonesia


Rabu, 31 Agustus 2016 - 16:43:20 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 508 kali


Yogyakarta, 30 Agustus 2016. Selama seminggu penuh, dari tanggal 22 hingga 26 Agustus 2016, Dr. Herma Buttner dari ANSTO (Australian Nuclear Science and Technology Organisation) berada di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) BATAN Yogyakarta sebagai tenaga ahli dari IAEA (International Atomic Energy Agency) dengan misi “Nuclear Engineering Higher Education Curriculum Development and Networking” untuk membantu menelaah pengembangan kurikulum Program Studi di STTN.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan STTN BATAN dalam menyiapkan kurikulum baru yang berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). Pengetahuan serta pengalaman Dr. Buttner sebelumnya sebagai koordinator IDEA League (Imperial College London, TU Delft, ETH Zürich, RWTH Aachen) dalam membangun kerjasama internasional dan industri dengan perguruan tinggi, serta sebagai konsultan senior manajemen dan kebijakan riset dan ilmu pengetahuan nuklir di ANSTO Australia telah memberikan masukan yang sangat penting terhadap pengembangan kurikulum Program Studi di STTN yang juga harus memenuhi kompetensi standar dari IAEA. Disamping kurikulum untuk membekali kemampuan akademik dan keahlian mahasiswa selama belajar di STTN, strategi dalam penjajakan serta memperluas kerjasama pendidikan dan penelitian dengan perguruan tinggi yang memiliki program studi iptek nuklir di regional juga diberikan kepada Senat Akademik serta dosen STTN. Masukan yang sangat berharga ini telah menginisiasi STTN untuk mulai mengarahkan STTN menjadi Leading Unviersity Iptek Nuklir Indonesia dengan memanfaatkan seluruh SDM dan fasilitas yang ada di STTN sendiri maupun BATAN, serta menguatkan kerjasama nasional dan regional dengan perguruan tinggi, industri dan institusi seperti Asian Network for Education in Nuclear Technology (ANENT), World Nuclear University, IAEA maupun lainnya.

 

Dalam kesempatan ini juga, Dr. Herma Buttner menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional Sumber Daya Manusia Tenaga Nuklir XII menyampaikan presentasi terkait Internasionalisation in Nuclear Education and Human Resources Development yang sangat bermanfaat bagi pengembangan SDM BATAN yang menjadi tanggungjawab dari Pusdiklat dan BSDMO BATAN. Dan presentasi khusus terkait bagaimana mengikuti training, summer school, maupun studi di luar negeri serta aktivitas lainnya yang bisa diikuti oleh mahasiswa menjadi penutup kegiatan IAEA Expert mission ini yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa STTN. (egp)



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies