Studi Ekskursi, Media Pembelajaran Ekstra bagi Mahasiswa STTN


Jumat, 12 Mei 2017 - 17:07:50 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 393 kali


(Yogyakarta, 10/5/17). Sembilan Puluh Delapan (98) mahasiswa angkatan 2014 Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir-Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN), melaksanakan acara studi ekskursi ke beberapa industri yang memanfaatkan aplikasi dan teknologi nuklir. Studi ekskursi atau biasa kita kenal dengan studi banding merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun bagi mahasiswa STTN semester VI. Acara yang memakan waktu selama lima hari mulai tanggal 19 – 21 April 2017 tersebut, dimanfaatkan untuk mengunjungi PT Tissu Tessa – Karawang, PT Rel-Ion – Cibitung, dan sebagai kunjungan utama adalah ke BATAN  yang berlokasi di Kawasan Serpong dan Pasar Jum’at.

 

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman bagi mahasiswa terutama tentang perindustrian yang dewasa ini perannya semakin vital dalam perkembangan kesejahteraan hidup masyarakat serta untuk melengkapi mutu pembelajaran ekstra kepada mahasiswa jurusan Teknokimia Nuklir dan Teknofisika Nuklir yang belum pernah melihat fasilitas apa saja yang terdapat di BATAN Serpong dan Pasar Jum’at.

 

“Mahasiswa tidak akan cukup hanya dengan membaca buku yang diajarkan ataupun dengan materi praktikum yang dilakukan, akan tetapi harus mengenal lebih dekat dan melihat langsung bagaimana riilnya. Selain itu, studi ekskursi menjadi salah satu sarana untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa akan pengetahuan dunia luar, “ kata Edy Giri Rachman Putra, Ph. D selaku Ketua STTN-BATAN saat melepas keberangkatan mahasiswa.

 

Kunjungan pertama dilaksanakan ke PT Graha Paper utama, atau yang biasa kita kenal dengan pabrik Tissu Tessa yang berlokasi di kawasan industri kujang Cikampek. Rombongan disambut langsung oleh General Manager cabang Karawang dan melakukan tour singkat ke bagian produksi pabrik. Mahasiswa STTN yang terbagi menjadi 5 kelompok ini diberikan penjelasan bagaimana proses yang diperlukan dalam pembuatan kertas tissu yang sehari-hari kita gunakan.

 

Beranjak pada siang harinya, rombongan langsung bertolak ke Cibitung untuk melakukan kunjungan yang kedua yakni ke PT Rel-Ion Stelirization Service. Rombongan diberikan pengetahuan dan melihat langsung iradiator gamma berskala industri, dimana iradiator ini difungsikan untuk proses sterilisasi peralatan medis, produk farmasi, produk kosmetik dan kemasan, serta proses pasteurisasi untuk produk pangan. Rombongan diberikan kesempatan melihat kedalam ruang iradiasi menggunakan jalur tote (wadah yang diisikan barang yang akan di iradiasi) hingga berada di dekat sistem iradiatornya. Sumber isotop yang digunakan disini adalah Cobalt-60 yang memiliki energi gamma hingga 2,5 MeV dengan total aktivitas pada setiap pensil 10.000 Curie. Sumber ini aman langsung dilihat karena disimpan di kolam dengan kedalaman 7 meter yang berisi air de-ionized.

 

Tanggal 20 April 2017, peserta melaksanakan kunjungan ke BATAN. Rombongan dibagi menjadi dua, rombongan jurusan Teknokimia Nuklir berangkat ke BATAN Serpong  mengunjungi Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG) dan Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM), dan rombongan jurusan Teknofisika Nuklir ke BATAN Pasar Jum’at mengunjungi Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) dan Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR).

 

Kunjungan jurusan Teknokimia Nuklir di PRSG dan PSTBM mengunjungi radiografi neutron, Four Circle Diffractometer / Texture Diffractometer Texture (FCD/TD), Powder Diffractometer, High Resolition Powder Diffractometer (HRPD). Dalam kunjungannya, mahasiswa Teknokimia Nuklir mempelajari instrumen untuk menganalisis bahan menggunakan neutron yang didapatkan dari reaktor GA-Siwabessy, prosedur pengoprasian reaktor, keamanan teras reaktor, dan pengoperasian alat-alat pendukungnya serta pengetahuan tentang pengisian bahan bakar dan sistematis batang kendali pada teras reaktor. Kunjungan jurusan Teknofisika Nuklir di PAIR dan PTKMR dibagi dalam beberapa kelompok. Adapun beberapa kelompok tersebut mengunjungi aplikasi dan fasilitas teknologi nuklir seperti irradiator, teknologi pertanian, kalibrasi alat ukur, dan lainnya.

 

Kunjungan hari Jum’at tanggal 21 April 2017 dilakukan bersama-sama ke BATAN Serpong yaitu ke Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN) dan juga pengenalan awal rencana BATAN dalam membuat Reaktor Daya Eksperimental (RDE) dan pengadaan Iradiator. Mahasiswa diajak melihat tapak yang nantinya akan digunakan dalam pembangunan RDE serta melihat proses penyelesaian bangunan Iradiator.  

 

 “Acara studi ekskursinya seru, bisa lebih mengakrabkan diantara mahasiswa angkatan, selain itu juga ada benefitnya. Disini kami meng-compare bagaimana keadaan nyata industri, juga melihat apa saja teknologi yang sudah BATAN kembangkan sebagai orangtua dari STTN,” tutur Ibrahim selaku ketua panitia. Ibrahim berharap semoga  acara studi ekskursi selanjutnya, para mahasiswa lebih antusias serta hubungan kerjasama dengan industri dan BATAN akan semakin baik lagi.(ip-hz-ib)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies