TOSERBA Bagi Mahasiswa STTN


Rabu, 17 Mei 2017 - 20:20:10 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 251 kali


(Yogyakarta, 17/5/17) Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Elektromekanik yang bergabung dalam Electromechanical Community (EMC) Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) mengadakan suatu kegiatan yang bertajuk TOSERBA, Talkshow Serba Ada (SEMINAR IPTEK DAN DUNIA KERJA) pada tanggal 6 Mei 2017. Acara yang digagas oleh Divisi Pendayagunaan Ilmu HIMA EMC ini, menghadirkan narasumber Abby Ahmad Suryanto,  seorang motivator dan konselor yang ahli dalam memberikan konseling bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan maupun bekerja.  Abby yang merupakan konselor dan motivator yang telah berpengalaman selama lebih dari 10 tahun, dan telah memberikan konseling serta pelatihan di lebih dari 20 perusahaan ternama seperti Chevron, Aneka Tambang, Krakatau Steel, Pertamina, dan lain sebagainya.

 

HIMA EMC juga mengundang alumni program studi Elektromekanik angkatan 2011 yang telah bekerja di industri untuk berbagi pengalaman dalam bekerja. Alumni yang diundang adalah Ivan Aryo Putro, S.ST, Shokhul Lutfi, S.ST, dan Dita Nursafitri, S.ST.

 

Kegiatan pertama adalah pembukaan yang diisi dengan sambutan dari ketua pelaksana, Tansah Nafis Adityawan, dilanjutkan dengan sambutan dari M. Ihyak Hafid Abadi Putra selaku ketua HIMA EMC, serta sambutan dari Pembantu Ketua 3 (Puket III) bidang Kemahasiswaan, Ir. Dwi Priyantoro, M.Si, yang sekaligus membuka acara.

 

Acara selanjutnya adalah pemaparan materi oleh Abby Ahmad Suryanto. Pembawaan beliau yang humoris serta pemaparan yang diberikan merupakan materi yang berisi motivasi untuk menjadi pribadi yang berkualitas,  menjadikan materi yang diberikan sangat bermanfaat dan menarik bagi para mahasiswa yang menghadiri acara tersebut terutama mahasiswa semester 8.

 

Dalam pemaparannya, Abby juga menjelaskan bahwa mahasiswa yang tidak mengalami stres maka bisa dikatakan bukan mahasiswa, sehingga mahasiswa perlu menambah kegiatan di luar kampus karena bisa menambah pengalaman mahasiswa itu sendiri serta mengatur emosi yang terjadi akibat stres dari kegiatan kemahasiswaan dan tentunya perkuliahan. Dengan demikian diharapkan mahasiswa tidak kaget ketika menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Mahasiswa harus bisa aktif dalam keorganisasian maupun kepanitiaan serta kegiatan mahasiswa yang lainnya, karena dengan mengikuti kegiatan tersebut mahasiswa dipaksa untuk bisa bekerja sama dengan mahasiswa lain yang memiliki karakter yang berbeda-beda, menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang tak terduga, bekerja dalam tekanan dan gangguan dari dalam maupun luar organisasi atau kepanitiaan itu sendiri, serta mengatur waktu kuliah dengan kegiatan keorganisasian atau kepanitiaan tersebut,” terangnya.

 

Hal – hal tersebut implementasinya sangat dibutuhkan dalam dunia kerja maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu beliau juga meminta dua peserta untuk mempraktekkan tes wawancara kerja dengan beliau. Beliau mengajarkan tata cara wawancara yang baik dan benar kepada peserta, bagaimana cara menjawab pertanyaan dari pewawancara, bagaimana cara bersikap selama wawancara, dan lain sebagainya.

 

Sesi 2 diisi dengan experience sharing and talk show (bincang – bincang dan berbagi pengalaman) dengan alumni yang telah hadir dalam acara ini serta ada bincang dengan alumni yang ada di luar negeri yang tengah studi pasca sarjana (S2) dan doktoral (S3) secara online dengan menggunakan aplikasi skype. Pada sesi ini, ketiga alumni yang telah hadir, diundang naik ke atas podium dengan moderator Fatin Yuniarti. Berdasarkan curriculum vitae yang dibacakan oleh moderator, didapatkan informasi bahwa Ivan Aryo Putro, S.ST saat ini memiliki bengkel sendiri yang memproduksi perkakas industri seperti mur, baut, pemisah mesin bubut dengan alat pemotong pada industri manufaktur dan lain sebagainya. Bengkelnya bernama CV BERKAH MULTI TEKNIK, dan telah memiliki kontrak kerjasama dengan beberapa perusahaan di Tangerang, Banten. Selain itu, Ivan merupakan anggota Balai Penelitian dan Teknologi Kota Tangerang. Alumni selanjutnya yang hadir adalah Shokhul Lutfi, S.ST. Lutfi saat ini merupakan asisten peneliti di Pusat Penelitian Fisika LIPI disamping merupakan General Manager CV. FISIKA LABORATORIA yang memproduksi suatu instrumen untuk menganalisis kandungan unsur maupun senyawa yang terkandung didalam suatu zat. Namun instrumen ini sebatas untuk keperluan penelitian dan pembelajaran di bangku kuliah. Alumni terakhir yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Dita Nursafitri, S.ST. Dita saat ini merupakan tenaga administrasi STTN di jurusan TFN (Teknofisika Nuklir). Pengalaman Dita adalah menjadi Radiation Protection Supervisor bagi para pekerja di PT.WIKA TECHNIK, Luwuk, Sulawesi Tengah dari tahun 2016 sampai tahun 2017.

 

Pada sesi ini, lebih menitikberatkan berbagi pengalaman alumni dengan mahasiswa program studi Elektromekanik yang hadir pada saat itu seperti, persiapan pembuatan Tugas Akhir, perusahaan-perusahaan apa saja yang sesuai dengan konsentrasi mata kuliah yang ada di program studi Elektromekanik, serta pengalaman selama bekerja di industri. Setelah itu ada sesi bincang – bincang dengan alumni yang tengah menjalani studi magister dan doktoral di luar negeri. Alumni yang dihubungi adalah Mutia Meireni, SST, M.Si, M.Sc dan Satrio Pradana, S. ST. Adapun Mutia sedang menempuh studi doctoral (S3) di Aix Marseille Universite di Prancis jurusan yang diambil adalah fisika nuklir. Sementara Satrio sedang menempuh studi magister (S2) di International Nuclear Graduate School South Korea. Mereka berbagi pengalaman mereka dengan para peserta yang hadir, banyak hal yang di dapat seperti bagaiamana mendapatkan beasiswa di luar negeri,apa saja yang harus dipersiapkan jika ingin studi ke luar negeri, kehidupan disana dan perbandingan antara Indonesia dengan Korea Selatan dan Prancis.

 

Pada sesi ini, para alumni menekankan kepada mahasiswa yang sedang menempuh perkuliahan D4 di STTN-BATAN agar tetap semangat dalam menjalankan perkuliahan, harus memiliki tujuan yang jelas setelah lulus, memperkaya diri dengan berbagai pengalaman yaitu dengan mengikuti keorganisasian, kepanitiaan, serta pelatihan atau workshop yang sesuai dengan mata kuliah yang diajarkan atau sesuai dengan minat yang ada didalam diri masing -masing, menambah kemampuan bahasa Inggris karena di era modern seperti saat ini, bahasa Inggris sangatlah penting untuk berkomunikasi maupun mempelajari instrumen dan mesin yang digunakan di industri, harus memiliki attitude atau sikap yang baik, menambah relasi, dan yang terakhir adalah beribadah secara istiqomah. (rizky)

 

 

 

                



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies