STTN Bangun Dormitory dan Iradiator Gamma


Jumat, 26 Mei 2017 - 13:02:17 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 1022 kali


(Yogyakarta, 23/5/17). Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Djarot  S. Wisnubroto bersama dengan Sekretaris Utama BATAN (Falconi Margono), Ketua STTN (Edy Giri Rachman Putra), perwakilan dari Kepala Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (Elisabeth Supriyatni) serta Kepala Dukuh Kledokan (Supriyono) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Dormitory (asrama mahasiswa) serta Iradiator Gamma di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) – BATAN pada Rabu, 23 Mei 2017 dengan disaksikan pegawai dan mahasiswa STTN, PSTA serta beberapa warga dusun Kledokan yang merupakan warga sekitar STTN. Kegiatan tersebut merupakan simbolisasi mulai dibangunnya Dormitory serta gedung Iradiator sebagai fasilitas pendidikan yang mendukung pengembangan iptek nuklir di Indonesia.

 

Dalam sambutannya, Ketua STTN menyampaikan bahwa pembangunan Dormitory dan Iradiator ini bukan semata-mata untuk kebutuhan mahasiswa dalam penyelenggaraan pendidikan di STTN ke depan, namun juga dimanfaatkan untuk pengembangan iptek nuklir di Indonesia dan sumber daya manusianya. “Kami mencanangkan, Iradiator ini dapat dimanfaatkan secara maksimal tidak hanya oleh dosen dan mahasiswa, tetapi juga masyarakat Indonesia untuk pendidikan, penelitian serta pengabdian sebagai pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi,” ujarnya. Ditambahkan beliau, pembangunan Iradiator tersebut melengkapi fasilitas nuklir yang sudah ada sebelumnya di Yogyakarta, yaitu reaktor dan akselerator, sekaligus menjadi pertanda transformasi STTN menjadi sebuah Perguruan Tinggi Nuklir di Indonesia yang unggul di regional seperti tertuang dalam visi-nya. “Semoga STTN bisa lebih mendunia, dengan membawa nama STTN, BATAN ke dunia internasional,” tutupnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BATAN berharap bahwa pembangunan ini akan menjadi sejarah penting bagi kawasan nuklir Yogyakarta untuk mendunia, tidak hanya kawasan Nasional dan fokus pada pendidikan. “Cita-cita kita, kawasan nuklir Yogyakarta yang sudah memiliki education center serta banyak fasilitas bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat wilayah Yogyakarta, nasional maupun internasional,” ujarnya.

 

Dormitory yang dibangun berlokasi di utara gedung STTN memiliki luas bangunan 1670 m2 (3 lantai) dan direncanakan selesai pembangunan pada bulan Desember 2017 ini dapat menampung 75 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2018/2019.

 

Pembangunan gedung Iradiator berlokasi di selatan gedung STTN dan direncanakan akan selesai pada bulan Oktober 2017, lengkap dengan Iradiator Gamma Cell dengan aktivitas 10 kCi buatan Hongaria bekerjasama dengan mitra PT. Gamma Mitra Lestari yang direktur utamanya adalah Riyanto, alumni mahasiswa Pendidikan Ahli Teknik Nuklir (PATN), sebelum menjadi STTN. (tek)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies