Internship Program 6 Mahasiswa STTN di Fasilitas Akselerator Thailand


Senin, 07 Agustus 2017 - 13:34:25 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 345 kali


Nakhon Ratchasima, 1 Agustus 2017. Unggul dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di regional dalam bidang iptek nuklir adalah visi dan misi yang diemban oleh Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) – BATAN dalam memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi serta meningkatkan mutu pendidikan di STTN. Dalam pencapaian serta pelaksanaan visi dan misi tersebut perlu membuka dan memperkuat jejaring serta kerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga litbang, maupun industri baik di dalam maupun di luar negeri.

 

Memanfaatkan kerjasama antara BATAN dan Synchrotron Light Research Institute (SLRI) tahun 2015 yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala BATAN, Prof. Dr. Djarot S. Wisnubroto dengan Direktur SLRI, Prof. Wng. Cmdr. Dr. Sarawut Sujitjorn, STTN menginisiasi untuk diselenggarakannya Kerja Praktik (Internship Program) bagi mahasiswa STTN di SLRI. SLRI merupakan fasilitas akselerator terbesar di kawasan Asia Tenggara. Kerja Praktik di SLRI di mulai tahun 2017 ini. Pencapaian kesepakatan Internship Program tersebut telah dilakukan melalui pembicaraan yang cukup panjang antara Ketua STTN, Dr. Edy Giri Rachman Putra dengan Head, Research Facility Department SLRI, Dr. Somchai Tancharakorn dengan melihat kegiatan maupun kerjasama yang telah dilakukan antara STTN dengan SLRI sejak tahun 2014.

 

Enam mahasiswa STTN semester VI, Gea Fitria dan Fitri Alawiyah (Program Studi Teknokimia Nuklir), Thera Sahara dan Ika Priyanti (Program Studi Elektronika Instrumentasi), serta Ghozy Hibatullah dan Muhammad Aziz Aljabbar (Program Studi Elektro Mekanika), memulai program kerja praktiknya di SLRI selama 4 minggu, dimulai tanggal 31 Juli – 28 Agustus 2017. Tujuan dari program kerja praktik di SLRI ini, mahasiswa bisa mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman bagaimana bekerja di fasilitas nuklir/radiasi yang besar mulai dari persiapan, pengoperasian, perawatan, serta pemanfaatan radiasi synchrotron dalam berbagai bidang termasuk dari sisi keamanan, keselamatan dan proteksi radiasinya.

 

Program kerjasama Intership Program seperti ini akan ditingkatkan dan diperluas di masa mendatang, baik dengan perguruan tinggi, lembaga litbang dan juga industri, sebagai bagian dari program jangka panjang STTN dalam meningkatkan kualitas lulusannya untuk unggul di regional (Asia Tenggara), memenuhi kebutuhan SDM industri nuklir Indonesia dan dunia. (egp)



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies