STTN Wisuda 96 Mahasiswa


Rabu, 27 September 2017 - 18:36:44 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 665 kali


(Yogyakarta, 27/9/17). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) hari ini melaksanakan wisuda Sarjana Sains Terapan, bertempat di gedung Auditorium STTN. Prosesi dilaksanakan dengan jumlah wisudawan sebanyak 96 orang, yang terdiri dari 34 wisudawan program studi Teknokimia Nuklir, 28 wisudawan program studi Elektronika Instrumentasi dan 34 wisudawan dari program studi Elektro Mekanika. IPK tertinggi diperoleh Inayah Dwi Agustina dari program studi Teknokimia Nuklir, dengan perolehan IPK 3,93.

 

Bagi seorang mahasiswa, wisuda menjadi momen istimewa. Perjalanan panjang dalam mencari ilmu, mengerjakan tugas dosen, membuat laporan praktikum, hingga kewajiban menyelesaikan tugas akhir seakan terbayarkan saat pemakaian toga dan pemindahan kucir dilaksanakan. Sebuah kebanggaan tentu terpatri dalam hati wisudawan. Perolehan gelar Sarjana Sains Terapan membuktikan bahwa mereka siap untuk berkompetisi di dunia kerja.

 

Penyelenggaraan wisuda tahun ini terdiri dari tiga rangkaian acara, yaitu: wisuda Sarjana Sains Terapan oleh Kepala BATAN dan Ketua STTN, penyerahan Surat Izin bekerja Petugas Proteksi Radiasi (SIB PPR) dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nasional (BAPETEN) oleh Deputi Perizinan dan Inspeksi BAPETEN, Dr. Khoirul Huda, M. Eng dan penyerahan beasiswa prestasi akademik oleh Kepala BATAN dan Ketua STTN.

 

Ketua STTN, Edy Giri Rachman Putra, Ph. D menyampaikan bahwa STTN tidak hanya mendidik secara akademik, namun juga menghasilkan mahasiswa yang memiliki keterampilan dan berkarakter. Selain itu, STTN juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya, seperti menambah jumlah dosen yang tersertifikasi, pengembangan dosen melalui studi lanjut, keikut sertaan dosen dan staf teknis dalam pelatihan petugas iradiator, pelatihan petugas keamanan sumber radioaktif, juga prestasi karya tulis dosen yang dipublikasikan baik di dalam mnegeri maupun luar negeri.

 

“Kami menyadari, sebagai perguruan tinggi harus melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. Salah satunya adalah kegiatan capacity building untuk dosen, peneliti dan praktisi di industri terkait iptek nuklir. Banyak kegiatan akademik yang diselenggarakan di STTN dengan melibatkan ahli maupun institusi luar negeri dalam rangka meningkatkan wawasan, kerjasama serta jejaring yang luas. Selain pengembangan dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) STTN, pengembangan sarana dan prasarana juga terus dilakukan oleh STTN” terang Edy Giri.

 

Dalam kesempatan yang sama Kepala BATAN, Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto menyampaikan, “Mulai saat ini Saudara adalah SDM terdidik dan terlatih sehingga Saudara menyandang gelar Sarjana Sains Terapan yang dapat mengisi dunia kerja. Secara akademik, Saudara sudah memadai. Disisi lain, di dunia kerja, Saudara harus mampu berkompetisi sekaligus bersinergi,” kata beliau.

 

Kepala BATAN juga menyampaikan pesan bagi wisudawan. Menurut beliau, untuk menjadi orang sukses, seseorang harus yang memiliki kecerdasan sosial, mengetahui aturan administrasi yang ada serta memiliki wawasan yang mendalam dan luas. Dunia kerja membutuhkan SDM dengan karakter: (1) proaktif, (2) memiliki visi dan cita-cita besar, (3) fokus dan memiliki prioritas, (4) berprinsip win-win solution, (5) mau mendengar melebihi keinginan untuk didengar, (6) bersinergi dengan baik, (7) selalu mengasah dan menambah ilmu, (8) motivasi diri dan mampu memotivasi sekelilingnya.(tek)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies