Belajar Nuklir, Siswa SMP Irsyaadul ‘Ibaad Berkunjung ke STTN


Selasa, 07 November 2017 - 15:45:15 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 189 kali


(Yogyakarta, 6/11/17). Dalam rangka mengenal ilmu nuklir, 95 siswa SMP Irsyaadul ‘Ibaad Islamic Boarding School, Lampung Timur yang didampingi 10 guru, pada hari Senin, 6 November 2017 mengunjungi Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN). Kunjungan diterima oleh Pembantu Ketua III STTN bidang kemahasiswaan, Ir. Dwi Priyantoro, M. Si di gedung Auditorium STTN.

 

“Ada sebagian masyarakat menganggap nuklir adalah sesuatu yang berbahaya, namun ada sebagian masyarakat yang lain menyatakan bahwa nuklir itu memiliki banyak manfaat jika dikelola dengan benar,” ujar Ir. Dwi Priyantoro, M. Si di awal sambutannya. Oleh karena itu, beliau menyambut baik kunjungan dari SMP Irsyaadul ‘Ibaad Islamic Boarding School, Lampung Timur. “Kami sangat berbahagia atas kunjungan dari Lampung ini. Mudah-mudahan kunjungan ini bisa menambah kemampuan serta pemahaman ilmu nuklir. Kami juga berharap, empat tahun lagi ada diantara siswa-siswa ini yang turut bergabung dengan STTN, bersama-sama kita belajar tentang nuklir,” imbuh beliau.

 

Sementara Kepala SMP Irsyaadul ‘Ibaad Islamic Boarding School, Lampung Timur, Alqomar, S. Sos.I, berharap kerjasama ini bisa terus berlanjut. “Kami berharap, jika tahun depan kami mengajak kembali siswa-siswa kami berkunjung ke STTN, sekiranya kami bisa diterima, agar siswa kami bisa belajar tentang nuklir dan aplikasinya. Terima kasih atas sambutan hangat yang telah diberikan,” ujarnya.

 

Dalam kunjungan kali ini, siswa di ajak mengunjungi laboratorium Radiografi, laboratorium Instrumentasi Nuklir, bengkel mekanik dan juga laboratorium Distributed Control System (DCS). Selain mengunjungi laboratorium, siswa juga mendapat penjelasan tentang STTN yang diberikan oleh Rita Tyas Mulatsih, SH dan aplikasi iptek nuklir oleh Fifi Nurfiana, SST, M. Si. Keaktifan siswa untuk memahami nuklir sangat terasa saat diskusi dilaksanakan. Khusus untuk guru pendamping, mereka diajak untuk mengunjungi reaktor Kartini di Pusat Sains dan Teknologi Akselarator (PSTA–BATAN). Dalam kunjungan tersebut, guru mendapatkan penjelasan tentang cara kerja, fungsi serta komponen penyusun reaktor, yang diharapkan dapat disampaikan kepada siswanya. (tek)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies