Nuclear Youth Seminar


Senin, 04 Desember 2017 - 14:56:45 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 122 kali


(Yogyakarta, 4/12/17). Nuclear Youth Seminar atau yang biasa disingkat dengan NYS adalah kegiatan seminar yang diadakan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang bekerjasama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan Komunitas Muda Nuklir Nasional (KOMMUN). NYS 2017 ini dilaksanakan pada hari Kamis, 30 November 2017 di Auditorium Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - BATAN (STTN-BATAN) Yogyakarta dan dibuka oleh Kepala BATAN, Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto. Dengan jumlah peserta lebih dari 100 orang, baik yang berasal dari dalam ataupun luar daerah Yogyakarta, seminar ini terlaksana dengan baik.

 

Arief Rahman Hakim selaku ketua umum KOMMUN menyampaikan mengenai apa itu KOMMUN. KOMMUN memiliki program kerja di antaranya Nuclear Trivia yaitu tentang fakta-fakta menarik mengenai kenukliran, Nuclear On Weekend - sebuah kegiatan car free day  yang menampilkan sebuah stand untuk dapat mensosialisasikan IPTEK Nuklir. Program lainnya adalah Nuclear Festival - sebuah Forum Group Discussion yang terjun langsung ke dalam masyarakat untuk dapat menyampaikan pengetahuan tentang kenukliran. Terbentuknya KOMMUN ini didasari oleh keinginan para generasi muda yang mempunyai minat dalam bidang kenukliran untuk dapat menyampaikan ke masyarakat luas mengenai IPTEK Nuklir.

 

Kegiatan NYS ini menghadirkan tiga pembicara yang berkompeten di bidang masing-masing yaitu Prof. Shaukat Abdulrazak (Director, Division for Africa Department of Technical Cooperation / TCAF Director IAEA), Prof Muhayatun Santoso (BATAN) dan Ilham Akbar (CEO & Founder Technopreneur in Agricultural Business).  

 

Prof. Shaukat dalam pemaparannya menyampaikan tentang Nuclear Science, Technology and Innovation. Dalam pembahasan mengenai Nuclear Science, Technology and Innovation tersebut, beliau menerangkan bahwa persaingan dan permasalahan NSTI dibeberapa puluh tahun ke depan.

 

Prof. Muhayatun Santoso membahas tentang analisis teknik nuklir untuk generasi masa depan serta kegiatan yang telah dilakukan oleh BATAN. Beliau juga menyampaikan tentang peran penting remaja dalam bidang kenukliran, yaitu sebagai Agen Of Change (agen perubahan yang mengarah pada kondisi lebih baik lagi). Remaja memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam perubahan yang terjadi saat ini.

 

Pembicara terakhir adalah Ilham Akbar selaku CEO & Founder Technopreneur in Agricultural Business, yang membahas mengenai bisnis agrikultur.  Beliau sebagai produsen benih padi hasil litbang BATAN menyampaikan target yang harus dicapai terkait pertanian  bagi seluruh petani di Indonesia serta beberapa cara untuk meningkatkan hasil pertanian yang baik.

 

Ketertarikan peserta NYS tentang iptek nuklir sangat tinggi, hal ini terbukti dengan antusias peserta bertanya kepada nara sumber yang tinggi. Dengan penjelasan serta contoh nyata yang telah dilakukan, menjadikan materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta. (ppt)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
Top
  • Follows us our servcies