Sosialisasi Iptek Nuklir bagi anggota BGAC cabang Yogyakarta


Rabu, 11 Juli 2018 - 16:06:47 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 209 kali


(Yogyakarta, 10/7/18). Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan suatu kewajiban bagi civitas akademika. Selain itu, Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi pondasi bagi kemajuan sebuah  Perguruan Tinggi. Pengabdian  masyarakat merupakan salah satu poin disamping pendidikan serta penelitian.

 

Sebagai salah satu wujud pengamalan pengabdian masyarakat, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) pada hari Selasa, 10 Juli 2018 bertempat di gedung Auditorium STTN melaksanakan sosialisasi terkait perkembangan aplikasi iptek nuklir khususnya pemanfaatan Iradiator di STTN bagi para anggota BATAN Golden Age Club (BGAC) cabang Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan  peringatan  HUT BGAC ke-14 sekaligus melaksanakan syawalan 1439 H bagi anggota BGAC cabang Yogyakarta.

 

Edy Giri Rachman Putra, Ph. D selaku Ketua STTN menyampaikan bahwa STTN sangat berharap adanya kontribusi serta berbagi pengetahuan serta pengalaman dari anggota BGAC cabang Yogyakarta terkait pemanfaatan Iradiator. “Sosialisasi ini kami maksudkan tidak hanya untuk memberikan wawasan iptek nuklir saja, namun kami berharap anggota BGAC cabang Yogyakarta dapat memberikan kontribusi pada pemanfaatan Iradiator di samping untuk menjaga kesinambungan silaturahmi dengan generasi nuklir sebelumnya,” jelasnya.

 

Selain itu, Edy Giri juga berharap bahwa sosialisasi ini tidak hanya sekedar sosialisasi, namun juga sebagai wahana untuk menggali serta mempelajari bersama pemanfaatan aplikasi iptek nuklir khususnya Iradiator bagi kehidupan masyarakat, karena BGAC juga merupakan tangan dari BATAN untuk mensosialisasikan iptek nuklir kepada masyarakat. Edy Giri menjelaskan alasan memberi nama Iradiator di STTN ‘Mirzan T Razzak’ yaitu selain beliau pernah menjabat sebagai Ketua STTN, beliau berkontribusi dalam memajukan STTN dan BATAN khususnya berkaitan dengan iptek nuklir terkait dengan Iradiasi.

 

Sugili Putra, ST, M. Sc (dosen jurusan Teknokimia Nuklir sekaligus penanggung jawab fasilitas Iradiator di STTN) selaku nara sumber menyampaikan materi tentang teknologi dan pemanfaatan Iradiator di STTN. Dalam materinya, Sugili menjelaskan dari awal mulai di bangun hingga penggunaan serta kegiatan yang telah dilakukan untuk mensosialisasikan Iradiator. “Penggunaan Iradiator di STTN terbagi menjadi beberapa bidang, yaitu bidang pendidikan, bidang penelitian, bidang pengabdian masyarakat, bidang pelatihan serta jasa iradiasi (masih bersifat opsi),” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Sugili menyampaikan penggunaan Iradiator di STTN, yaitu dalam bidang pendidikan terkait dengan kegiatan praktikum mahasiswa, antara lain praktikum Kimia Radiasi, praktikum Proteksi Radiasi dan praktikum Alat Deteksi dan Proteksi Radiasi. Bidang penelitian antara lain penelitian Tugas Akhir mahasiswa, penelitian dosen dan mahasiswa serta penelitian proyek. Bidang pengabdian masyarakat seperti penjelasan bagi siswa SMA atau mahasiswa perguruan tinggi lain, atau masyarakat umum yang sedang berkunjung ke STTN serta kegiatan yang menghasilkan produk penelitian (misal varietas tanaman) untuk kegiatan sosialisasi iptek nuklir ke masyarakat. Bidang pelatihan yaitu untuk pelatihan petugas iradiator baik untuk calon lulusan STTN maupun untuk umum. Jasa iradiasi yaitu penggunaan iradiator oleh masyarakat umum dengan cara membayar (masih opsi). Antusias dari anggota BGAC cabang Yogyakarta terlihat dari aktifnya diskusi selama kegiatan sosialisasi. (tek)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • SDMIN 2018
Top
  • Follows us our servcies