Prodi Elins STTN – BATAN mengadakan Sarasehan terkait Rencana Peminatan Instrumentasi Medik


Jumat, 20 Juli 2018 - 15:40:23 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 477 kali


(Yogyakarta, 20/7/18). Program Studi (prodi) Elektronika Instrumentasi (Elins) Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) pada hari Kamis, 12 Juli 2018 mengadakan sarasehan / diskusi serta kuliah umum Instrumentasi Medik yang di ikuti dosen dan mahasiswa. Mengundang dua nara sumber, Dr. Dhandhang Purwadi, M.T (Kepala PRFN-BATAN) dan Hendra Marwazi, ST, MT (Ketua Jurusan Teknik Elektromedik – Poltekkes Kemenkes Jakarta II).

 

Kegiatan sarasehan / diskusi yang dilaksanakan sebelum kuliah umum, dosen bersama dengan nara sumber mengadakan diskusi terkait Instrumentasi Medik yang dipandu oleh salah satu dosen Elins, Ayu Jati Puspitasari, M.Si. Acara dibuka oleh Pembantu Ketua I, Ir. Noor Anis Kundari, MT, dan dilanjutkan pemaparan kurikulum Prodi Elins dan rencana pelaksanaan Minat Studi Prodi Elins oleh Ir. M. Khoiri, M. Eng selaku Kepala Lab Instrumentasi Medik STTN. Kegiatan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai Peminatan Instrumentasi Medik di Prodi Elektronika Instrumentasi.

 

Pada sarasehan tersebut, Khoiri memaparkan rencana beberapa mata kuliah dan praktikum yang akan dilaksanakan oleh minat studi Instrumentasi Medik pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019, serta membuka kesempatan kepada peserta sarasehan untuk memberikan saran dan masukan atas rencana-rencana tersebut. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh kedua nara sumber dilanjutkan dengan diskusi.

 

Kuliah umum Instrumentasi yang dilaksanakan di ruang kuliah 11 dan 12, dihadiri oleh seluruh mahasiswa Elins mulai semester 2 hingga semester 8. Tujuan dilaksanakannya kuliah umum ini adalah memberikan pandangan kepada para mahasiswa yang belum menentukan minat studi agar mendapatkan wawasan mengenai Instrumentasi Medik. Kuliah umum dibuka oleh Ketua Jurusan Teknofisika Nuklir, Dr. Muhtadan, M. Eng dan dimoderatori oleh Ir. M. Khoiri, M. Eng.

 

Dalam pemaparannya, Dr. Dhandhang Purwadi, MT menyampaikan tentang Perkembangan dan Prospek Instrumentasi Medik Berbasis Radiasi Pengion. Dhandang menjelaskan mengenai perkembangan instrumentasi medik berbasis radiasi pengion yang dilakukan di Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN – BATAN) maupun teknologi yang berkembang di luar PRFN. Banyaknya topik-topik penelitian dan alat-alat yang sedang dikembangkan oleh PRFN, membuka peluang para mahasiswa untuk melaksanakan penelitian di sana. Untuk itu, beliau juga menawarkan beberapa topik dan penelitian yang dapat dikerjakan oleh mahasiswa sebagai tugas Kerja Praktik (KP) atau Tugas Akhir (TA).

 

Sementara itu, Hendra Marwazi, ST, MT menyampaikan materi mengenai Pendidikan Elektromedik dan Prospek Kerjanya. Hendra menjelaskan terkait ranah kerja dari seorang engineer di dunia pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta banyaknya rumah sakit dan juga puskesmas yang mempunyai alat-alat kesehatan yang harus dikalibrasi dan di-maintain, menjadi salah satu peluang dari engineer. Apalagi saat ini banyak rumah sakit dan puskesmas yang memiliki alat kesehatan berbasis radiasi pengion, mestinya menjadi peluang yang besar bagi para mahasiswa STTN.

 

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab/diskusi yang disambut antusias oleh mahasiswa.  Hal tersebut terlihat dari beberapa pertanyaan yang disampaikan kepada kedua nara sumber. Harapan setelah pelaksanaan kuliah umum ini adalah mahasiswa memiliki wawasan tentang Instrumentasi Medik baik berbasis radiasi pengion maupun radiasi non-pengion. (ajp)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies