Perjuangan Nanik Kuliah di STTN Berbuah Manis


Selasa, 04 September 2018 - 14:11:59 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 2103 kali


(Yogyakarta, 4/9/18). Empat September 2018 menjadi hari spesial bagi mahasiswi yang bernama Nanik Setiowati. Gadis kelahiran Klaten ini berhasil menyelesaikan kuliahnya selama empat tahun sebagai lulusan terbaik ketiga Prodi Elekto Mekanika dengan predikat cumlaude (IPK 3.78). Nanik adalah salah satu mahasiswi Teknofisika Nuklir dari program studi Elektro Mekanika, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) yang mengikuti Wisuda Sarjana Sains Terapan tahun 2018.

 

Gadis sederhana yang sangat ‘njawani’ ini merupakan salah satu mahasiswa dengan profil yang unik, menurutnya semangat dan tekad yang selalu dia pegang menjadi sebuah kekuatan batin yang menyertai  langkahnya selama empat tahun kuliah di STTN BATAN, dan selama 4 tahun tersebut  Nanik mendapatkan  beasiswa penuh. Tahun pertama kuliah ia mendapatkan beasiswa dari Titian Foundation, dan pada tahun kedua dan keempat Nanik mendapatkan beasiswa STTN-BATAN, dan ditahun ketiga dia mendapatkan beasiswa prestasi STTN-BATAN. Beasiswa yang didapat hanya cukup untuk membiayai kuliah saja, sedangkan untuk memenuhi biaya hidup selama di Yogyakarta ia bekerja paruh waktu, namun ia percaya bahwa akan selalu ada jalan selama mau berusaha.

 

Merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara, Nanik terkenal dengan kemandiriannya. Ia selalu survive tanpa menggantungkan biaya dari kedua orangtuanya. Ia mengajar les privat untuk anak-anak SD hingga SMA di sekitar Sleman. Ia juga bekerja disebuah NGO (Non Government Organization) Titian Foundation yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial setiap Sabtu-Minggu. Nanik bekerja di bidang sosial dengan mengembangkan program CLC (Community Learning Center) melalui perpustakaan, dan pengembangan skill bagi masyarakat. Dengan kesabaran dan semangat, Ia membantu menuntaskan program membaca di daerah Bayat, membantu kegiatan administratif dan mengkoordinir kelas keterampilan selama kurang lebih 3 tahun. Selain itu, Nanik pernah membantu administratif keuangan di kampus STTN-BATAN Yogyakarta. Ia juga mengabdikan dirinya dengan mengajar anak-anak TPA Margotunggal, Janti.

Tak lepas dari kegiatan  di luar kuliah, Nanik juga mengikuti berbagai kegiatan kampus. Ia pernah menjadi divisi eksternal HIMA Elmek, Divisi Dana Usaha di KALAM STTN-BATAN, menjadi sekretaris LPUM (Lembaga Pemilihan Umum Mahasiswa). Ia juga selalu berpartisipasi dalam berbagai kepanitiaan. Dengan kegiatan yang super padat, ia selalu disiplin dan membagi waktunya dengan baik agar seimbang antara kuliah, kerja dan berorganisasi. Mahasiswa super sibuk ini juga pernah mengemban amanah sebagai asisten fisika dasar dan laboran Bahasa Inggris selama tiga tahun. Nanik juga mengikuti beberapa event seperti lomba Paper Nuclear Project Competition pada tahun 2015 dan mendapatkan juara 1, World Nuclear University, pelatihan seminar jurnalistik se-Yogyakarta, pelatihan Petugas Proteksi Radiasi Industri tingkat 1 dan Pelatihan Menulis Paper dan Public Speaking.

 

”Belajar tidak hanya dari buku saja. Belajar tentang kehidupan dan pengalaman orang lain sangat perlu. Dari situ kita dapat memaknai arti perjuangan, ketulusan dan mimpi” ujarnya. Sejak Kerja Praktek ia belajar tentang mesin Nitridasi Plasma di PSTA-BATAN Yogyakarta. Oleh karena itu, untuk memperdalam keilmuannya di bidang akselerator Ia memutuskan untuk mengambil Tugas Akhir dengan judul ”Pengaruh Post Treatment dan Perbandingan Gas Ar:N2 terhadap Sifat Mekanik dan Perubahan Senyawa pada Disc Brake Tipe-X”. Walaupun Ia berasal dari prodi Elektro Mekanika dengan konsentrasi Industri, Ia bersemangat  dalam mempelajari ilmu bahan dan resmi lulus pada tanggal 2 Agustus 2018 dengan hasil yang memuaskan.

 

Salah satu hal yang membahagiakan dan membanggakan saat ini, adalah bahwa mulai tanggal 10 Agustus 2018 dia diterima program internship di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta. Beberapa tahapan seleksi dia lalui, dan pada akhirnya menghasilkan hasil yang positif karena sebelum wisuda dia telah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan yang dia inginkan, “Alhamdulillah keinginan saya untuk belajar di Kemenko Kemaritiman tercapai, dan Saya ingin berkontribusi untuk Indonesia dengan bekal ilmu yang saya terima saat kuliah”.

 

“Saya selalu percaya, selama ada kemauan pasti ada jalan. Selagi niat kita baik dan kita mau berusaha lebih pasti Allah memberikan yang terbaik untuk kita, apapun itu” begitu prinsipnya. Gadis ini selalu berusaha untuk membahagiakan kedua orangtuanya dengan membangun kehidupan yang lebih baik dan usaha dan restu dari orang tua sangat penting baginya untuk mencapai cita-cita sampai saat ini.

 

Ia juga sangat berterimakasih kepada mantan Ketua STTN (alm. Dr. Sutomo Budihardjo, M. Eng) dan keluarga besarnya, karena berkat beliau, dirinya dapat melanjutkan kuliah di STTN-BATAN. Beliau memberikan banyak dukungan kepadanya, baik secara materi maupun motivasi untuk terus maju dalam meraih mimpi-mimpinya. Almarhum juga berperan sebagai “Bapak” yang selalu memberikan arahan dan bimbingan selama Nanik kuliah di STTN. (dab)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies