STTN Hadir di Bumi Silampari, Musi Rawas - Sumatera Selatan


Selasa, 30 Oktober 2018 - 19:38:28 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 70 kali


(Musi Rawas, 22/10/18). Kerjasama antara Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dengan pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan telah berjalan beberapa waktu dalam rangka promosi iptek nuklir dan pengelolaan Agro Techno Park (ATP). Kerjasama tersebut khususnya meliputi bidang pertanian, peternakan dan kesehatan, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) dari petani dan calon perusahaan pemula (start up) berbasis teknologi. Kerjasama tersebut sangat penting bagi kedua belah pihak. Bagi BATAN, keberadaan Agro Techno Park (ATP) di Musi Rawas merupakan cara yang cukup efektif untuk mengenalkan dan menyebarluaskan hasil-hasil BATAN kepada masyarakat. Sedangkan bagi masyarakat sendiri adalah dapat mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan petani dari hasil panen yang diperoleh serta dapat membentuk para pelaku-pelaku bisnis atau starting-up company yang berbasis teknologi ke depannya nanti.

 

Menindaklanjuti penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara BATAN dengan Kepala Daerah Kabupaten Musi Rawas dan Universitas Musi Rawas yang ditandatangani di Jakarta pada tanggal 31 Juli 2018, maka Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - BATAN (STTN - BATAN) yang merupakan salah satu dari satuan kerja di bawah BATAN yang melaksanakan tugas dan fungsi sebagai institusi pendidikan untuk menghasilkan SDM iptek nuklir, melakukan kunjungan kerja sekaligus sosialisasi mengenai pendidikan tinggi nuklir dalam rapat pleno yang dihadiri oleh Pimpinan dan Sekretaris Daerah serta organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Musi Rawas.

 

Edy Giri Rachman Putra, Ph. D, selaku Ketua STTN – BATAN yang didampingi oleh Suprapto, ST, selaku Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan STTN mendapatkan kesempatan untuk memaparkan penyelenggaraan pendidikan di STTN, alumni serta success story kerjasama pendidikan antara STTN – BATAN dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. “Terhitung dari tahun 2008 sampai dengan 2018, sudah ada sekitar 23 mahasiswa asal Sumatera Selatan, dan 1 diantaranya berasal dari Musi Rawas. Hal ini dirasakan masih kurang dan perlu ditingkatkan untuk membantu membangun Sumatera Selatan yang sangat pontensial dalam mengelola hasil-hasil pertanian, perkebunan, tambang maupun perikanan dengan memanfaatkan teknologi, teknologi nuklir khususnya,” jelas Edy Giri dalam pemaparannya.

 

Hal tersebut dibenarkan dan disambut positif oleh Ir. H. Hendra Gunawan, SH, MM, Bupati Kabupaten Musi Rawas yang memimpin rapat pleno pagi itu. “Dengan semakin banyak masyarakat mengenal apa itu BATAN, nuklir dan termasuk pendidikan iptek nuklir yang telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia dapat mengubah pandangan serta pemahaman masyarakat tentang nuklir itu sendiri sehingga masyarakat tidak alergi dengan nuklir,” sambut Hendra Gunawan.

 

Kunjungan kerja ke Musi Rawas ini diakhiri dengan kunjungan ke Agro Techno Park (ATP) hasil kerjasama BATAN dengan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas di Desa Tegalrejo Kecamatan Tugumulyo yang sebelumnya didahului dengan penyerahan cinderamata antara Ketua STTN – BATAN dengan Bupati Musi Rawas. (egp)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • SDMIN 2018
Top
  • Follows us our servcies