Tak Kenal Maka Tak Sayang, Education Expo di SMA N 1 Weru Sarana Mengenalkan STTN


Kamis, 10 Januari 2019 - 09:19:51 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 31 kali


(Sukoharjo, 07/01/19) Dalam rangka melanjutkan jenjang Pendidikan Tinggi, informasi mengenai Perguruan Tinggi dan Jurusan sangat diperlukan bagi siswa-siswa SMA, terutama bagi siswa di kelas XII. Hal ini mendorong SMA Negeri 1 Weru menyelenggarakan kegiatan Education Expo. Tujuan kegiatan adalah memberikan wawasan serta memfasilitasi siswa mendapatkan informasi sejelas mungkin tentang profil, jurusan serta peluang kerja alumni Perguruan Tinggi yang menjadi pijakan awal dalam penentuan karir di masa depan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 7 Januari 2019 di SMA N 1 Weru tersebut berlangsung sukses dengan diikuti oleh sekitar 400 siswa yang berasal dari SMA N 1 Weru kelas X, XI, dan XII, serta beberapa siswa sekolah lain di sekitar Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 30 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, yang memberikan penjelasan tentang program studinya masing-masing baik melalui presentasi di Aula maupun di stand pameran masing-masing.

 

Pengetahuan tentang kenukliran, BATAN maupun STTN masih sangat terbatas sehingga antusias siswa untuk berkunjung ke stan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) sangat besar. Selain siswa, beberapa guru juga berkunjung dan menanyakan tentang teknologi nuklir dan STTN. Beberapa pengunjung masih merasa asing, bahkan takut dengan aplikasi iptek nuklir, karena pengetahuan mereka hanya terbatas pada bom nuklir yang banyak diekspos media.

 

Beberapa pengunjung masih khawatir akan bahaya pengaplikasian iptek nuklir, ataupun khawatir akan bahaya konsumsi terhadap produk hasilnya. Namun, dengan penjelasan dan informasi terkait hal tersebut, pengunjung tidak hanya memahami manfaat, tetapi juga prinsip keamanan yang diterapkan pada aplikasi iptek nuklir bagi kesejahteraan manusia. Contoh nyata yang dipamerkan sebagai produk hasil BATAN tentang aplikasi teknologi nuklir adalah produk pangan dan pertanian seperti rendang dan pepes yang diawetkan, beras, kedelai, kacang hijau, dan beberapa produk lainnya juga menarik perhatian pengunjung.

Selain informasi terkait aplikasi kenukliran dan BATAN, pengunjung juga bertanya tentang proses seleksi masuk dan biaya kuliah, serta biaya hidup di STTN. “Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STTN tahun akademik 2019/2020, terdiri dari 4 jalur, yaitu jalur prestasi akademik, jalur prestasi non akademik, kemitraan dan jalur tes tertulis,” jelas Harum Azizah D, MT selaku petugas dari STTN. Lebih lanjut, Harum menyampaikan bahwa informasi tentang PMB dapat diakses melalui media sosial STTN, seperti website, Instagram maupun facebook yang dimiliki STTN.

 

Peluang kerja dari lulusan STTN juga menjadi salah satu hal menarik yang banyak ditanyakan pengunjung. “Mahasiswa STTN sebelum lulus, mendapatkan fasilitas untuk mendapatkan Surat Izin Bekerja sebagai Petugas Proteksi Radiasi (SIB PPR) Industri tingkat 1. SIB tersebut akan sangat bermanfaat untuk melamar kerja di industri-industri yang hampir semuanya membutuhkan NDT (Non Destructive Test) sebagai uji tak rusak dari unit-unit peralatan di industri. Selain itu peluang kerja sebagai PNS di BATAN dan Badan Pengawas Teknologi Nuklir (BAPETEN) juga terbuka lebar,” jelas Halim Hamadi, MSc selaku petugas dari STTN. (HA)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies