STTN Laksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional


Jumat, 03 Mei 2019 - 10:48:32 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 91 kali


(Yogyakarta, 2/5/19). Penyelenggaraan upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional, Kamis 2 Mei 2019 di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) berjalan baik dan lancar. Sejumlah tenaga pendidik, tenaga pendidikan serta mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut di halaman STTN dengan khidmat. Mengangkat tema “SDM Kompetitif, Inovatif dan Berkarakter”, bertindak sebagai pembina upacara adalah Sekretaris Utama BATAN, Ir. Falconi Margono, MM dan sebagai pemimpin upacara adalah Ketua STTN, Edy Giri Rachman Putra, Ph. D.

 

Ir. Falconi dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohamad Nasir. Dalam kehidupan suatu bangsa, pendidikan mempunyai peranan yang amat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan kehidupan. Pembangunan bidang pendidikan yang berkualitas juga merupakan salah satu target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mendorong kesejahteraan semua kalangan. Salah satu langkah yang dilakukan diantaranya adalah membangun SDM berkualitas untuk memiliki pengetahuan dan skill yang relevan, termasuk technical and vocational skills, agar mampu mandiri, bekerja layak dan memiliki jiwa kewirausahaan untuk berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan bangsa Indonesia.

 

Lebih lanjut Menristekdikti menyampaikan bahwa tema yang yang diusung tahun ini relevan untuk menghadapi kondisi dunia yang berkembang menjadi semakin kompleks dengan kecepatan perubahan yang semakin pesat. Revolusi perangkat lunak telah mentranformasikan kegiatan ekonomi, dengan sebagian pekerjaan yang ada akan digantikan oleh otomatisasi, yang niscaya menuntut sistem pendidikan untuk turut berevolusi. Peringatan hari Pendidikan Nasional menjadi momentum refleksi dan mengukur langkah ke depan, bagaimana pendidikan tinggi kita mampu menjawab tantangan dan merefleksikan peluang. Oleh karenanya, perlu dilakukan terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

 

Semakin tingginya harapan pemerintah dan masyarakat Indonesia kepada perguruan tinggi dalam memberikan pendidikan kepada generasi penerus bangsa agar kompetitif, kreatif, dan inivatif di era disrupsi saat ini, maka perguruan tinggi Indonesia dituntut untuk ikut berevolusi dan didorong kesanggupannya untuk melakukan upaya transformasi digital dalam penyelenggaraan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi juga diharapkan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan, seperti permasalahn sosial, ekonomi, kesehatan, dan lain – lain.

 

Meningkatkan daya saing pendidikan tinggi, perguruan tinggi di Indonesia didorong untuk meningkatkan penguatan kelembagaan seperti institusi yang terakreditasi unggul (A), antara lain dengan meningkatkan jumlah dan mutu penelitian, publikasi, kerjasama pengembangan penelitian di tingkat Nasional dan Internasioanl serta memperbanyak prestasi mahasiswa hingga tingkat Internasional.

 

Daya saing para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa terus dikembangkan melalui peningkatan literasi pada data, teknologi dan manusia atau human. Kemajuan teknologi menandakan majunya pendidikan dan ilmu pengetahuan yang harus tetap memartabatkan dan mensejahterakan manusia. Peningkatan interaksi dan kohesi sosial harus terjalin lebih baik antar mahasiswa, dosen dari seluruh disiplin ilmu yang berbeda, sehingga mampu meningkatkan keaktifan intelektual yang memicu berbagai ide kreatif, inovatif, kolaboratif dan berjati diri.

 

Kualitas manusia sebagai insan akademis berkaitan dengan pembangunan karakter, harus menjadi agenda prioritas bersama. Sebagai insan pendidikan tinggi harus memahami dan mengembangkan teknologi dan terus menciptakan inovasi disertai kemampuan belajar sepanjang hayat.

 

“Strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi yaitu dengan mensinergikan dharma pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat,” kata Kemenristekdikti. Hal tersebut didukung oleh efektifitas penta helix antara universitas, pemerintah dan swasta/industri serta masyarakat dan media terutama dalam pengembangan mutu mahasiswa dan lulusan, mutu SDM dosen dan tenaga kependidikan, networking, publikasi, hilirisasi hasil-hasil produk riset dan inovasi, serta didukung oleh pengelolaan universitas yang semakin baik, transparan dan akuntabel. (tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies