Pelatihan Motivasi Pegawai, Upaya Peningkatan Kinerja, Segarkan Pikiran


Selasa, 07 Mei 2019 - 14:43:48 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 689 kali


(Yogyakarta, 4/5/19). Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi bagian terhadap keberhasilan suatu organisasi. Sumber daya manusia yang berkinerja baik akan memudahkan organisasi mencapai visi, misi, dan tujuannya. Mendasarkan pada hal tersebut, pada hari Jum’at – Sabtu, 3 – 4 Mei 2019 bertempat di Green Valley Resort, Bandungan, 2 Unit Kerja Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang berada di Kawasan Nuklir Yogyakarta, yaitu Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) dan Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA), melaksanakan kegiatan bersama berupa pelatihan motivasi bagi seluruh pegawai menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan nara sumber Kiki F Wijaya, seorang trainer motivator dari Yogyakarta.

 

Ir. Noor Anis Kundari, MT selaku Pembantu Ketua I STTN dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pelatihan ini dapat memberikan motivasi bagi seluruh peserta untuk bisa bekerja lebih baik lagi dalam mendukung Zona Integritas di STTN dan PSTA. Dalam kesempatan tersebut, Noor Anis secara simbolik melakukan pemukulan gol sebagai tanda dimulainya kegiatan pelatihan motivasi.

 

Sementara itu, Kiki F Wijaya dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi terkait dengan “Extraordinary Service and Work Engagement”. “Bagaimana caranya agar produk / jasa yang kita tawarkan melekat di hati konsumen?” tanya Kiki kepada peserta pelatihan. Landasan pelayanan adalah keikhlasan karena Tuhan, begitu disampaikannya. Ikhlas karena Tuhan, memiliki arti  bahwa  melayani itu membebaskan diri dari penilaian manusia. Lebih lanjut Kiki menjelaskan bahwa keluarga adalah pondasi kuat untuk bekerja yang baik. “Gairah, keintiman dan komitmen dalam sebuah keluarga menjadi pondasi yang kuat untuk kita bisa bekerja dengan baik,” jelasnya.

 

Selain itu, Kiki juga menyampaikan materi terkait dengan ekspresi saat memberikan pelayanan, tipe-tipe pegawai, cara merengkuh kebahagiaan, dan lainnya. Kegiatan juga diselingi dengan permainan yang melibatkan seluruh peserta pelatihan, seperti membersihkan sepatu teman yang memiliki arti bahwa dalam memberikan pelayanan hendaknya melakukannya dengan ikhlas dan tidak membeda-bedakan satu sama lain. Dalam permainan tersebut, kita juga diajari tentang bagaimana cara kita menilai / menghargai hasil usaha teman tanpa menjatuhkan satu sama lain.

 

Hari ke dua, kegiatan di awali dengan senam pagi bersama, dilanjutkan dengan tracking, susur lingkungan sekitar tempat kegiatan, dan pelaksanaan outbond dengan instruktur dari Outbond & Training Candradimuka, Salatiga. Berbagai permainan diikuti oleh peserta pelatihan dengan antusias. Beberapa jenis permainan yang dilakukan peserta adalah senam maumere, meteorgarden, transtagram, estafet ball, water flow dan spongebob. Dalam kegiatan tersebut, peserta di ajak bermain sambal memahami hikmah di setiap permainan yang dilakukan, antara lain pada pada saat peserta saling menukarkan sepatu dengan peserta lain, kemudian di minta untuk memakainya. Hikmah dari permainan tersebut adalah jangan suka mengambil hak orang lain, dan dalam bekerja kita memerlukan lingkungan yang nyaman. Selain itu, pada permainan yang lain hikmah yang dapat di ambil adalah dalam bekerja hal penting yang dibutuhkan adalah  kefokusan, kerja sama, kekompakan, komunikasi, koordinasi untuk dapat mencapai tujuan bersama. (tek)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies