Kedepan, Sertifikasi PPR Menjadi Hal Wajib bagi Lulusan STTN


Kamis, 25 Juli 2019 - 15:41:37 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 267 kali


(Yogyakarta, 24/7/19). Sebanyak sembilan puluh tujuh peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) mengikuti pelatihan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) Industri Tingkat I. Pelatihan yang menjadi bagian dalam memperoleh sertifikasi Surat Izin Bekerja (SIB) PPR tersebut dilaksanakan dari tanggal 24 Juli – 2 Agustus 2019 dan bertempat di ruang kuliah STTN. Sedangkan untuk pelaksanaan ujian sertifikasi SIB PPR dilaksanakan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada tanggal 6 Agustus 2019.

 

Memperoleh SIB PPR merupakan salah satu fasilitas yang diberikan STTN – BATAN kepada mahasiswa tingkat akhir sebagai bekal dalam memperoleh pekerjaan. Sampai saat ini, lebih dari 60% lulusan STTN memperoleh pekerjaan pertama sebagai petugas proteksi radiasi. STTN kembali memperoleh izin dari BAPETEN menjadi Lembaga Pelatihan Ketenaganukliran yang dituangkan dalam Keputusan Kepala BAPETEN Nomor 1076/K/V/2019 tentang Penunjukan Lembaga Pelatihan Ketenaganukliran.

 

Edy Giri Rachman Putra, Ph. D selaku ketua STTN dalam sambutan pembukaan pelatihan PPR menyampaikan, bahwa pelaksanaan pelatihan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini, BAPETEN telah memberikan edaran kepada STTN terkait dengan pelaksanaan ujian PPR Industri tingkat 1, bahwa peserta harus sudah lulus dari program D III atau memiliki surat keterangan lulus (SKL). “Oleh karena itu, pelaksanaan pelatihan yang biasanya bisa dilaksanakan pada bulan Februari, untuk tahun ini baru dilaksanakan bulan Juli, dikarenakan menunggu mahasiswa selesai melaksanakan Tugas Akhirnya untuk mendapat SKL,” jelasnya.

 

Edy Giri juga menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi wahana untuk mengingat kembali materi yang terlupakan atau belum dipahami sebelumnya. Hal ini dikarenakan materi proteksi radiasi sebagai pokok pelatihan sudah diajarkan sebagai mata kuliah di STTN. “Ini adalah basic bagi lulusan STTN. Kedepan, sertifikasi PPR menjadi hal wajib bagi lulusan STTN, sejalan dengan program vokasi kita yang akan berubah menjadi politeknik,” terangnya lebih lanjut. Selain sertifikasi PPR Industri, lulusan STTN juga akan dibekali dengan sertifikasi lainnya sesuai dengan kompetensi program studi, seperti sertifikasi UT, Radiografi, PPR Medik dan lainnya. (tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies