Cindy Anggrilita, Mahasiswa Peraih IPK Tertinggi STTN BATAN tahun 2019


Sabtu, 31 Agustus 2019 - 20:26:18 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 70 kali


(Yogyakarta, 31/8/19). Cindy Anggrilita, mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) program studi Teknokimia Nuklir berhasil lulus dengan memperoleh IPK tertinggi pada wisuda STTN - BATAN tahun 2019 ini. Alumni SMK Telkom Jakarta tersebut membuktikan, bahwa pilihannya untuk kuliah di STTN BATAN tidaklah salah. Saat ini, Cindy sudah mendapat tawaran dari sebuah perusahaan Internasional yang berada di Indonesia.

 

Hidup merantau di Yogyakarta dan jauh dari orang tua maupun keluarga, tidak menyurutkan semangat belajar Cindy. Bahkan, hal tersebut yang menjadi pemacu semangatnya dalam belajar. Tekad, kerja keras dan semangat belajar yang tinggi, akhirnya Cindy berhasil lulus dengan nilai yang membanggakan, yaitu memperoleh IPK 3,87. Selama 4 tahun menuntut ilmu di kota pendidikan ini, Cindy tidak hanya menekuni bidang akademik saja, tetapi juga aktif mengembangkan diri melalui organisasi, kepanitiaan, dan kegiatan lainnya.

 

Pada tahun pertama, Cindy menjadi anggota Departemen KOMINFO di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang kemudian berlanjut menjadi kepala Departemen KOMINFO untuk tahun 2017 dan 2018. Cindy juga beberapa kali menjadi laboran di sejumlah mata kuliah kenukliran, di antaranya praktikum Radiokimia, Aplikasi Teknologi Nuklir, serta praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi. “Mengikuti banyak organisasi dan kegiatan saat kuliah, menjadikan saya mengenal lebih banyak orang dan itu menjadikan kemampuan softskill semakin terasah,” jelasnya. Selain itu, pada pelaksanaan Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) tahun 2016, Cindy bersama dengan Mahda dan Yusril mewakili STTN, mendapatkan hasil yang gemilang, membawa pulang medali emas dari cabang lomba Karya Tulis Ilmiah.

 

Pada bulan Februari 2019, Cindy berangkat ke Thailand untuk mengikuti seminar ASEAN Small Angle X-Ray Scattering (SAXS) atau yang dikenal sebagai AWSAXS. Cindy kembali berangkat ke Thailand untuk melakukan penelitian Tugas Akhir menggunakan instrumen SAXS, SLRI - Thailand pada bulan Juni 2019. Memerlukan suatu usaha yang keras untuk menyelesaikan penelitian dalam jangka waktu seminggu. Tentunya perjuangan ini membuahkan hasil yang baik, sehingga pada tanggal 29 Agustus 2019 Cindy akan menjadi salah satu mahasiswi yang siap untuk diwisuda.

 

Cindy berpesan kepada adik tingkat di STTN untuk dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin, dan jangan mudah menyerah sebelum mencapai keberhasilan yang dicita-citakan. Intinya adalah bahwa hal-hal besar akan terjadi pada mereka yang tidak berhenti percaya, berusaha, belajar, dan bersyukur. Jadi, jangan pernah berhenti bermimpi, jangan pernah berhenti percaya, jangan pernah menyerah, jangan pernah berhenti berusaha, dan jangan pernah berhenti belajar," jelasnya. (ca/tek)



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies