STTN Lakukan Tracer Study untuk Peroleh Umpan Balik Perusahaan dan Alumni


Jumat, 01 November 2019 - 15:56:03 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 38 kali


(Yogyakarta, 1/11/19). Tracer study merupakan salah satu metode yang digunakan sejumlah perguruan tinggi untuk memperoleh umpan balik perusahaan dan penelusuran alumni. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai usaha memperoleh masukan untuk mengembangkan kualitas sistem pendidikan perguruan tinggi. Mendasarkan pada hal tersebut, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) pada tanggal 24 – 25 Oktober 2019 mengadakan tracer study di beberapa perusahaan tempat alumni bekerja.

 

Diwakili oleh dosen serta staf akademik berjumlah 5 orang (Drs. Supriyono, M. Sc; Sugili Putra, M. Sc; Totok Dermawan, M. Eng; Roh Hartini dan Erwin Fakhrurozi, ST), STTN melaksanakan kunjungan tracer study ke PT Radiant Utama Interinsco, Tbk. (Jakarta), PT Pratita Prama Nugraha (Tangerang Selatan, Banten), dan PT Rel-ion Sterilization Service (Bekasi, Jawa Barat).

 

Kunjungan pertama dilaksanakan ke PT. Radiant Utama Interinsco, Tbk. Kunjungan diterima oleh Ramzy SA selaku Vice President, Marji Widada (NDT Department Head), Aan Puji Hidayat (Asisten Manajer), Lintang Mevy Ruslaningtyas (Technical Staff), Devi S. (HRD), Liman A. (QHSE), dan M. Yakub Naqi (Head of Business Unit Inspection). Dalam kunjungan tersebut diketahui bahwa alumni STTN yang bekerja di PT. Radiant Utama Interinsco, Tbk total berjumlah 24 orang dengan kualifikasi baik serta memiliki posisi strategis seperti manajer, asisten manajer, kepala cabang, dan sebagainya. “Keunggulan dari alumni STTN adalah loyal, memiliki hubungan interpersonal yang baik sehingga memudahkan komunikasi dan koordinasi, komitmen tinggi, serta kepemimpinan yang baik,” jelas Marji Widada. Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan pembahasan terkait dengan rencana kerja sama yang dapat dilakukan antara STTN dan PT. Radiant Utama Interinsco, Tbk.

 

Kunjungan kedua dilaksanakan ke PT. Pratita Prama Nugraha, Tangerang Selatan, Banten. Rombongan STTN diterima oleh Fakhru Riza, B. Sc, M.M (Heru) selaku President Directur PT Pratita dan Zulham selaku sales manager. Pratita merupakan perusahaan distributor dari peralatan NDT yang merupakan produk dari General Electric (GE). Pihak perusahaan menyampaikan bahwa jumlah alumni STTN yang bekerja di PT. Pratita sejumlah 8 orang yang semuanya berasal dari program studi Elektro Mekanika, yang mana alumni memiliki sikap sopan, menguasai bidang teknik (radiografi dan PPR) dan mempunyai kemampuan komunikasi yang baik serta mempunyai kemampuan sales juga. STTN merupakan perguruan tinggi yang sangat strategis, karena alumninya memiliki kemampuan untuk terlibat dalam perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia.

 

Kunjungan selanjutnya adalah ke PT Rel-ion Sterilization Services, yang diterima oleh Syahrul Nurtama (Supervisor HR dan GA), Yayuk (PR) serta para alumni; Dora Inda Khaelia (Teknokimia Nuklir 2007), Riko Iman Decamarta (Teknokimia Nuklir 2013), dan Puji Astuti (Teknokimia Nuklir 2013). Rel Ion adalah perusahaan penyedia jasa iradiasi swasta di Indonesia dan menerima jasa iradiasi di bidang obat-obatan, makanan, barang mentah dan sebagainya. “STTN memiliki alumni yang andal, sikap dan sopan santun yang baik,” jelas Syahrul Nurtama. Lebih lanjut Syahrul menyampaikan sebagai masukan untuk STTN adalah kurikulum STTN harus menyesuaikan dengan teknologi iradiasi, STTN sebaiknya juga mempunyai fasilitas MBE, karena ke depan teknologi ini akan sangat berkembang, serta dilakukan penelitian-penelitian yang dapat langsung diaplikasikan oleh masyarakat (misal pengawetan makanan), karena sudah banyak masyarakat yang sudah tertarik untuk menggunakan teknologi nuklir. (ef/tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies