Mahasiswa STTN Laksanakan Praktikum Instrumentasi Medik di PTKMR dan PRFN BATAN


Rabu, 13 November 2019 - 09:42:29 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 59 kali


(Yogyakarta, 7/11/19). Setiap semester ganjil pada perkuliahan Program Studi Elektronika Instrumentasi (Prodi Elins), Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) selalu membuka mata kuliah peminatan. Bidang minat yang disediakan antara lain otomasi industri, reaktor, serta instrumentasi medik.

 

Peminatan instrumentasi medik menawarkan 6 mata kuliah yang dapat diambil oleh mahasiswa yaitu anatomi dan fisiologi, instrumentasi medik, praktikum instrumentasi medik, teknik pencitraan medik, praktikum teknik pencitraan medik, dan teknologi akselerator. Masing-masing mata kuliah tersebut memiliki bobot sebesar 2 SKS.

 

Prodi Elins bekerjasama dengan Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN) BATAN dan Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) BATAN melaksanakan praktikum Instrumentasi Medik dan Praktikum Teknik Pencitraan Medik. kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari, terhitung sejak tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2019 diikuti empat belas mahasiswa dengan peminatan Instrumentasi Medik, dan didampingi dua dosen pengampu dari Prodi Elins, yaitu Ir. M. Khoiri, M.Eng dan Ayu Jati P., M. Si.

 

Praktikum Instrumentasi Medik dilaksanakan selama 3 hari (28 - 30 Oktober 2019) di PRFN BATAN Serpong. Bertempat di Gedung 71 Kawasan Nuklir Serpong, mahasiswa diperkenalkan mengenai instrumentasi dari peralatan-peralatan hasil litbang PRFN yang berkaitan dengan medik. Tujuan dari praktikum ini adalah mahasiswa dapat memahami prinsip, instrumentasi, dan sistem elektronik dari peralatan pesawat Sinar-X, Brakiterapi, dan perangkat Kedokteran Nuklir lainnya.

 

Hari terakhir praktikum Instrumentasi Medik di PRFN, 14 mahasiswa yang dibagi dalam 3 kelompok tersebut mempresentasikan data dan laporan sementara ke masing-masing dosen pengampu. Setelah itu, praktikum ditutup oleh Kepala PRFN, Dr. Dhandhang Purwadi, M.T.

 

Praktikum dilanjutkan keesokan harinya untuk mata kuliah Praktikum Teknik Pencitraan Medik yang dilaksanakan selama 2 hari (31 Oktober – 1 November 2019) di PTKMR BATAN Pasar Jumat. Mahasiswa dibimbing para pengampu untuk memahami suatu proses untuk mengetahui performa dari instrumentasi medik sehingga dapat menghasilkan citra atau sinyal (atau hasil pengukuran lainnya) yang baik, yaitu dengan cara kalibrasi alat ukur dan instrumen. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan peralatan kedokteran nuklir yaitu kamera gamma. Tujuan dari praktikum ini adalah mahasiswa memahami prinsip dan mampu melaksanakan proses kalibrasi dari alat ukur radiasi, dose calibrator, serta memahami prinsip kerja dari kamera gamma.

 

Pada hari terakhir praktikum di PTKMR, masing-masing kelompok mahasiswa mempresentasikan data dan hasil analisa data sementara kepada masing-masing pengampu. Rangkaian praktikum yang dilaksanakan selama 2 hari di PTKMR tersebut ditutup oleh Kepala Bidang Metrologi Radiasi yaitu Asep Setiawan, M.Si.

 

Pelaksanaan praktikum Instrumentasi Medik dan Teknik Pencitraan Medik di PRFN dan PTKMR ini merupakan pelaksanaan yang kedua sejak tahun 2018. Selain bertujuan agar mahasiswa lebih memahami materi terkait instrumentasi medik, diharapkan kerja sama antara satuan kerja di BATAN dapat menjadi salah satu langkah mewujudkan BATAN Incorporated. Di sisi lain diharapkan dengan pelaksanaan praktikum ini, mahasiswa STTN dapat mengenal satuan kerja lain yang ada di BATAN dan membuka peluang kerja para alumni STTN untuk dapat bergabung dan berkontribusi pada kemajuan BATAN. (ajp)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies