Perwakilan BUMDes Indonesia Melakukan Kunjungan ke STTN


Senin, 18 November 2019 - 16:14:53 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 106 kali


(Yogyakarta, 18/11/19). Dua puluh peserta perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bergabung dalam persatuan BUMDes Indonesia melaksanakan kunjungan ke Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) pada hari Rabu, 13 November 2019. Kunjungan yang diprakarsai oleh Pusat Desiminasi dan Kemitraan – Badan Tenaga Nuklir Nasional (PDK – BATAN) tersebut menjadi bagian dari kegiatan “Forum Temu Mitra Tanaman Pangan dan Holtikultura” yang diselenggarakan dalam rangka penjaringan kemitraan untuk memperkenalkan produk-produk litbang BATAN.

 

Toto Trikasjono, ST, M. Kes selaku plh. Ketua STTN menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan yang dilaksanakan oleh perwakilan persatuan BUMDes Indonesia ke STTN. “Melalui kunjungan kali ini, selain mendapatkan pemaparan materi tentang aplikasi iptek nuklir khususnya dalam bidang pertanian, rombongan juga bisa melihat fasilitas yang ada di STTN, seperti laboratorium Iradiator, yang mungkin dapat memberikan gambaran terkait dengan kemanfaatan bagi BUMDes,” jelasnya. Toto juga menyampaikan bahwa STTN adalah satu-satunya perguruan tinggi kedinasan bidang nuklir yang mendidik mahasiswa program diploma IV.

 

Sementara itu, Asrori, ST selaku wakil dari PDK BATAN menyampaikan bahwa kunjungan ke STTN merupakan rangkaian dari kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh PDK BATAN dengan perwakilan BUMDes Indonesia. “Hari ini PDK melaksanakan workshop dengan BUMDes dalam rangka sosialisasi litbang BATAN serta penjaringan mitra pengguna litbang BATAN. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kita bisa memperoleh beberapa usaha yang bisa sharing dengan program kita,” ungkap Asrori.

 

Kunjungan ke STTN diawali dengan penyampaian materi aplikasi iptek nuklir oleh Sugili Putra, ST, M. Sc. Ia menyampaikan dalam pemaparannya, bahwa beberapa usaha yang memanfaatkan teknologi nuklir, antara lain pengembangbiakan tanaman buah hasil riset BATAN, radiasi hasil pertanian, pengawetan bumbu berbagai masakan, pengawetan makanan produk asli daerah seperti bakpia, rendang, krupuk basah dan lainnya. Lebih lanjut Sugili menjelaskan, saat ini layanan Iradiator  STTN digunakan untuk praktikum, penelitian, pengabdian masyarakat, pelatihan iradiator dan jasa iradiasi (namun saat ini belum dapat dilayani).

 

Pada pelaksanaan kunjungan ke Lab. Iradiator, salah seorang peserta mengaku tertarik dengan pemanfaatan iptek nuklir ini, khususnya dalam hal pengembangan bunga Amarilis. Senada dengan hal tersebut, Sugili juga berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran tentang aplikasi iptek nuklir, seperti pemuliaan tanaman, pengawetan makanan dan lainnya yang dapat dimanfaatkan bersama. (tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies