Tim JFN STTN BATAN Ikuti Workshop Persiapan Teknis dan Pendaftaran Jurnal DOAJ


Kamis, 28 November 2019 - 15:44:38 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 42 kali


(Yogyakarta, 28/11/2019) Tim JFN (Jurnal Forum Nuklir), Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) yang diwakili oleh Dr. Mutia Meireni dan Andri Saputra, M. Eng mengikuti Workshop Persiapan dan Teknis Pendaftaran Jurnal ke DOAJ yang diselenggarakan di Hotel Premiere Tegal.

 

Kegiatan workshop yang diadakan oleh RJI (Relawan Jurnal Indonesia) dan UPT Inovasi dan Publikasi Ilmiah Universitas Pancasakti Tegal tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 November 2019, yang diikuti oleh 43 peserta dari berbagai universitas di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Kegiatan bertujuan untuk persiapan pendaftaran jurnal ke Directory of Open Access Journals (DOAJ), khususnya dalam rangka mendaftarkan JFN ke DOAJ.

 

DOAJ merupakan situs ilmiah yang memuat daftar direktori jurnal akses terbuka (open access) dari seluruh dunia. DOAJ pertama kali diluncurkan tahun 2003 di Universitas Lund Swedia, lalu diambil alih pengelolaannya oleh Infrastructure Services for Open Access (IS4OA) sejak bulan Januari 2013. DOAJ bermaksud menjadi titik awal layanan referensi dan materi ilmiah yang bersifat open access (akses terbuka). Visibilitas dan kemudahan akses jurnal ilmiah terbuka diharapkan dapat terangkat sehingga akan meningkatkan pemakaian dan dampak kegunaan jurnal ilmiah itu sendiri secara menyeluruh. Saat ini tercatat telah ada lebih dari 9000 judul jurnal terbuka yang terdaftar, berasal dari 130 negara dengan lebih dari 2,2 juta artikel ilmiah. Dari keseluruhan karya ilmiah tersebut terdapat lebih dari 41 ribu karya ilmiah yang berasal dari Indonesia.

 

Yoris Adi Marreta dari Kantor Pengembang Jurnal Universitas Negeri Semarang selaku pembicara menyampaikan beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum mendaftarkan jurnal ke DOAJ, diantaranya navigasi menu (Author Fees, Editorial Boards [Minimal 10 editor beserta afiliasi lengkapnya], Peer Review Process, Focus and Scope, Author Guideline, Copyright Notice / CC License, Open Acces Policy), naskah terbitan terakhir tahun 2019, external reviewers (minimal 10 orang) dan internal riviewers (minimal 5 orang). Selain itu, hal yang tidak kalah pentingnya dan perlu disiapkan sebelum mendaftar ke DOAJ adalah jurnal harus sudah mempunyai ISSN.

 

“Jika dilihat dari JFN, ini masih format Open Journal System (OJS) 2. Hal ini akan lebih bagus kalau JFN mengupgrade ke OJS 3, karena tampilannya lebih friendly dan mudah dioperasikan. Selain itu, kalau sudah terdaftar ISSN, akan lebih bagus jika tim JFN segera mendaftar juga Digital Object Identifier (DOI). Hal ini mempermudah penulis dalam melakukan trace karyanya” jelas Yoris Adi Marreta kepada tim JFN disela-sela workshop berlangsung (as).

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies