Pelatihan Peralatan Instrumentasi Medik untuk Peningkatan Kompetensi SDM


Jumat, 29 November 2019 - 13:21:28 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 12 kali


(Yogyakarta, 28/11/19). Penyelenggaraan mata kuliah peminatan Instrumentasi Medik di Program Studi Elektronika Instrumentasi (Elins) Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) telah memasuki tahun ke dua. Guna menunjang mata kuliah tersebut, Prodi Elins terus berbenah dan berupaya meningkatkan kompetensi SDM, salah satunya dengan mengadakan pelatihan peralatan Instrumentasi Medik.

 

Pelatihan pertama dilaksanakan pada hari Senin, 18 November 2019 dengan nara sumber Tugino, ST, MT dari PT. Terminal Elektronika Sekawan (PT TES). Kegiatan yang dilaksanakan di ruang sidang lantai 2 Auditorium dan juga Lab Elektronika tersebut diikuti oleh beberapa dosen Elins yaitu Ir. M. Khoiri, M. Eng, Ayu Jati Puspitasari, M. Si, dan Ir. Djiwo Harsono, M. Eng. Selain itu, mahasiswa yang mengambil peminatan Instrumentasi Medik turut serta agar lebih memahami peralatan yang merupakan perlengkapan pelatihan untuk pengukuran sinyal biomedis. Meskipun peminatan Instrumentasi Medik di Prodi Elins ditekankan pada Instrumentasi Medik yang berbasis radiasi pengion, namun mahasiswa juga dibekali dan diperkenalkan peralatan medis yang lain.

 

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20-22 November 2019, bertempat di Harco Mangga Dua, Jakarta, dan diikuti tim dosen yang terdiri dari Ir. M. Khoiri, M. Eng, Ayu Jati Puspitasari, M. Si, dan Ir. Djiwo Harsono, M. Eng. Selama 3 hari, tim dosen Elins dibekali penggunaan alat oleh beberapa narasumber dari PT TES.

 

Selama pelatihan, peserta diperkenalkan dan dibekali penggunaan KL-730 dan KL-710 buatan K&H. Peralatan ini merupakan media pembelajaran untuk pengukuran beberapa sinyal biomedis. Alat ini terdiri dari beberapa modul seperti ECG, EEG, EMG, blood pressure, flow respiration, plethysmograph, dan lainnya. Peralatan tersebut akan membantu mahasiswa untuk lebih memahami prinsip pengukuran dan mengetahui rangkaian-rangkaian elektronika penyusun dari suatu intrumentasi medis.

 

Selain penggunaan dan prinsip mengenai peralatan medis, keselamatan pasien juga perlu diperhatikan. Salah satu aspek keselamatan yang perlu diperhatikan adalah keselamatan listrik. Agar dapat membekali materi tentang keselamatan listrik kepada mahasiswa, dosen Prodi Elins terkait peminatan Instrumentasi Medik kembali melaksanakan pelatihan lanjutan peralatan Instrumentasi Medik, yaitu pelatihan penggunaan alat MI 3399 buatan METREL. Pelatihan tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan pertama yang dilaksanakan di STTN dengan nara sumber Setyarto Wahyudi dan Fariz Irwansyah F, S. Pd dari PT. TES dengan tempat kegiatan di Jakarta.

 

METREL MI 3399 merupakan training kit atau media pembelajaran khususnya pada materi Electrical Safety and Quality Application. Peralatan ini merupakan media pembelajaran terintegrasi yang terdiri dari beberapa simulasi dan pengujian, seperti power quality analysis, LV electrical installation, lightning system, earthing system, photovoltaic system, dan masih banyak lagi. Peralatan ini akan menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa yang mengambil peminatan Instrumentasi Medik agar dapat lebih memahami sistem keselamatan listrik dan analisa kualitas listrik. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bagi mahasiswa peminatan lain juga turut menggunakan peralatan ini karena alat ini bersifat umum untuk pembelajaran teknik listrik. (ajp)

 

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies