STTN Laksanakan Studi Banding SPMI dan Standar Layanan ke LPMAI UKSW


Selasa, 03 Desember 2019 - 11:41:15 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 7 kali


(Yogyakarta, 28/11/19). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) Yogyakarta, melaksanakan kunjungan ke Lembaga Penjaminan Mutu & Audit Internal Universitas Kristen Satya Wacana (LPMAI UKSW) pada hari Jum’at, 22 November 2019. Kunjungan dilaksanakan dalam rangka belajar serta melaksanakan studi banding terkait Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta Standar Layanan. Kunjungan yang dipimpin oleh Ir. Noor Anis Kundari, MT selaku pembantu ketua I bidang akademik STTN dan diikuti oleh perwakilan tim jaminan mutu serta tim standar layanan  STTN tersebut disambut oleh Pembantu Rektor I bidang Akademik UKSW (Dr. Iwan Setyawan), Ketua LPMAI (Komala Inggarwati, SE, MM, Ph. D) serta beberapa staf lain dari LPMAI UKSW. Tim dari STTN disambut pada pukul 13.30 WIB dan langsung menuju ke ruangan Probowinoto.

 

Dr. Iwan dalam sambutannya menceritakan sejarah tentang berdirinya LPMAI UKSW. Penjaminan mutu di UKSW secara kelembagaan ditetapkan pada tahun 2006 dengan dibentuknya Pusat Penjaminan Mutu Akademik Universitas Kristen Satya Wacana (PPMA-UKSW).  Sebagai lembaga penjaminan mutu di tingkat universitas, PPMA-UKSW mempunyai tanggung jawab untuk menyusun sistem penjaminan mutu, menjamin pelaksanaan dan melakukan evaluasi sistem penjaminan mutu, dan terus-menerus meningkatkan serta mengembangkan sistem penjaminan mutu, baik itu pada tingkat universitas, fakultas maupun program studi dan sumber daya dosen. Seiring dengan bertambah banyak dan kompleksnya tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh PPMA-UKSW, maka pada tahun 2016  PPMA-UKSW berubah menjadi Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI-UKSW).

 

Sementara itu, Ir. Noor Anis selaku ketua rombongan STTN dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas sambutan dan kerjasama yang diberikan oleh LPMAI UKSW kepada rombongan STTN. Noor Anis juga berharap, STTN kedepannya dapat melakukan serta menerapkan SPMI dalam kegiatan pendidikan, proses bisnis, standar layanan dan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan mutu pendidikan di STTN.

Penjelasan terkait dengan sistem penjaminan mutu di UKSW disampaikan oleh Komala Inggarwati, SE, MM, Ph. D bersama dengan Adel (salah satu staf di LPMAI). Beberapa hal yang disampaikan antara lain: profil LPMAI UKSW, standar SPMI, kebijakan SPMI, manual SPMI, standar Pendidikan Tinggi, pelampauan Standar Nasional Pendidikan Tinggi serta butir standar dalam kebijakan penelitian yang telah dilakukan UKSW.

 

“Berjalannya mutu dalam sebuah institusi dipengaruhi oleh 2 hal, yaitu (1) komitmen pimpinan serta (2) kesadaran mengimplementasikan suatu mutu bukan sebuah kewajiban, namun suatu kebutuhan,” ungkap Komala. Lebih lanjut Komala menyampaikan bahwa penerapan mutu harus menjadi sebuah budaya. “Penerapan sistem penjaminan mutu itu tidak hanya sebatas tersedia dokumen, tetapi harus menjadi sebuah budaya, sehingga akan menghasilkan proses bisnis institusi yang bermutu,” jelas Komala lebih lanjut.

 

Dalam kunjungan tersebut, juga dilakukan sesi tanya jawab, yang dimanfaatkan  oleh STTN untuk bertukar pikiran dengan pihak LPMAI serta melihat lebih banyak proses bisnis serta pelayanan di UKSW. Kunjungan ditutup dengan foto bersama di depan ruangan Probowinoto. (jdr/tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies