STTN berjaya di Expo Produk Vokasi se-Indonesia


Kamis, 05 Desember 2019 - 10:33:18 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 34 kali


(Yogyakarta, 3/12/19). Bertempat di Pelataran Gedung Prof. Sudarto, SH, Universitas Diponegoro, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) mengikuti Expo Produk Vokasi se-Indonesia yang merupakan rangkaian kegiatan dari Olimpiade Vokasi Indonesia (Olivia). Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 6-8 November 2019 ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI). STTN mengajukan untuk bergabung pada tahun 2018, dan secara resmi 2019 sudah tercatat aktif dalam beberapa kegiatan yang dihelat. Tema yang diusung oleh Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Semarang sebagai tuan rumah adalah, “Establishing Creative Innovation, Empowering Vocational Higher Education”.

 

Tema tersebut didasari bahwa pengembangan pendidikan vokasi tidak terlepas dalam penyerapan lulusan yang siap pakai di dunia industri, termasuk didalamnya industri kreatif, yang sering kali disebut ekonomi kreatif atau industri budaya. Di dalamnya tidak terlepas dari inovasi, kreatifitas, dan daya cipta, dimana hal ini sangat dekat dengan ilmu terapan yang dipelajari dalam pendidikan vokasi. Adapun tujuan dari Expo ini antara lain sebagai panggung untuk mahasiswa menampilkan ide-ide kreatif dan inovatif secara ilmiah untuk kemudian saling sharing terkait keilmuan masing-masing.

 

STTN mencoba merespon ajang yang bernilai ini dengan menginventarisir produk hasil penelitian yang dihasilkan, mendaftarkan, menyiapkan media pamer dan penguasaan materi produk agar dapat memberikan dan menerima inputan dari pengunjung secara optimal.  Tim Expo Produk Vokasi STTN BATAN yang beranggotakan Fazlur (Teknokimia Nuklir) dengan Sugili Putra, M.Sc (dosen pembimbing) menampilkan hasil penelitian berupa Iradiasi Bakpia, Ibnul dan Alfi (Elektro Mekanika) dengan Budi Suhendro, M.Kom sebagai dosen Pembimbing memamerkan sepeda listrik dengan beberapa pengembangan, serta Rizak dan Naufal (Elektronika Instrumentasi) bersama dengan Ir. Djiwo Harsono, M.Eng (dosen pembimbing) memamerkan wheelchair yang dapat membantu keterbatasan orang yang mengalami kelumpuhan total. Semua produk tersebut adalah hasil dari penelitian mahasiswa baik untuk tugas akhir maupun sebagai penelitian pendahuluan mahasiswa untuk menerbitkan suatu tulisan ilmiah.

 

Sejalan dengan tema yang diusung, panitia memberikan kriteria penilaian bagi peserta pameran meliputi tampilan stand, kreatifitas dalam menarik pengunjung, nilai inovasi dari produk yang ditampilkan dan informasi yang ditampilkan bernilai edukatif. Respon secara terbuka dari pengunjung juga dipantau melalui akun IG dari peserta. Kategori yang dilombakan adalah Stand Terbaik, Stand Terfavorit, Stand Kreatif, Stand Inovatif dan Stand Edukatif. STTN berhasil mendapatkan juara pada empat kategori lomba yang ada, yaitu Juara 3 Stand Terfavorit, Juara 2 Stand Inovatif, Juara 2 Stand Terbaik, dan Juara 1 Stand Kreatif.

 

Mengutip sebuah perkataan bijak, proses tak kan mengkhianati hasil. Selamat kepada Tim STTN, Luncurkan Inovasi terbaik, dan Aplikasikan untuk Masyarakat. (rtm/fa)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies