BATAN Menyapa Yogyakarta, Menghadirkan Iptek Nuklir sebagai Pilihan Nyata


Sabtu, 29 Februari 2020 - 06:58:07 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 182 kali


(Yogyakarta, 28/2/20). Pada hari Kamis, 27 Februari 2020 di Gedung Jogja Expo Center berlangsung pembukaan pameran pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Didik Wardaya (Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu). Didik Wardaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan megingatkan pentingnya penguasaan terhadap 4 kualitas, yaitu (1) kualitas daya pikir, hati dan fisik, (2) penguasaan science dan teknologi yang sangat cepat, (3) kualitas kebangsaan serta (4) kualitas global, berpikir kritis, komunikasi lintas budaya dan kolaborasi/kerja sama.

 

Lebih lanjut Didik juga menginformasikan, bahwa pada tahun ini di seluruh Yogyakarta akan ada sekitar 53.000 lulusan SLTA yang terdiri dari SMA, SMK maupun MA, dan kegiatan ini diharapkan akan memberi wacana dan informasi yang riil sehingga tidak salah dalam memilih upaya peningkatan kompetensinya.

 

Kegiatan diikuti oleh 37 institusi dengan jumlah stand 62 buah. Selain pameran pendidikan, juga dilaksanakan kegiatan lain seperti talkshow pendidikan dan pameran buku. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) hadir di stand paling depan (pojok panggung). Pameran bertajuk “Jogja EduScienceTech” tersebut diikuti oleh BATAN yang melibatkan Pusat Desiminasi dan Kemitraan (PDK), Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat). Kegiatan berlangsung dari hari Kamis sampai dengan hari Sabtu, 27 - 29 Februari 2020 pukul 10.00 - 18.45 WIB.

 

Didik Wardaya saat berkunjung ke stand BATAN menyatakan ketertarikannya kepada metode pembalajaran jarak jauh terkait IRL (Internet Reactor Laboratory) dan menanyakan kemungkinan untuk dapat juga di akses oleh siswa SLTA. Disamping itu beliau juga menanyakan pembudidayaan sorgum untuk sampai pada produk layak konsumsi sebagai makanan free gluten dan bisa dimanfaatkan sebagai asupan makan bagi anak - anak dengan Autistic Spectrum Disorder (ASD).

 

Pada acara ini, PDK menyediakan cukup informasi mengenai hasil pemuliaan tanaman, dan hasil libtang BATAN lainnya seperti kit obat dan media publikasi lain yang diharapkan akan lebih mendekatkan hasil penelitian BATAN kepada masyarakat Yogyakarta. Begitupun yang dari Pusdiklat.

 

Sementara itu, STTN menyampaikan informasi mengenai pembelajaran, profil lulusan, prospek kerja sampai pada prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru. Ditampilkan pula robot robot hasil karya mahasiswa STTN yang dapat didemokan. Kegiatan semacam ini sangat baik untuk dapat dilaksanakan sebagai bagian dari BATAN Incorporated, saling mendukung antar satuan kerja di BATAN, dan lebih mendekatkan BATAN kepada masyarakat. (rtm)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies