Kondisi Pandemi Covid-19, STTN Terapkan Ujian Online bagi Mahasiswa


Senin, 13 April 2020 - 10:57:56 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 177 kali


(Yogyakarta, 12/4/20). Pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Genap 2019/2020 Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) secara online mulai dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2020 sampai dengan tanggal 17 April 2020. Pelaksanaan ujian dilaksanakan secara online menyesuaikan dengan adanya kebijakan pemerintah terkait dengan pandemi covid-19, bahwa masyarakat diminta untuk dirumah saja. STTN - BATAN sejak tanggal 16 – 29 Maret 2020 juga telah membuat sebuah kebijakan untuk menghentikan seluruh kegiatan akademik dalam bentuk tatap muka langsung. Kebijakan tersebut diperpanjang sampai dengan tanggal 29 Mei 2020. Oleh karenanya, pelaksanaan ujian tetap dilaksanakan, meskipun tidak dilakukan dengan metode tatap muka, namun dilakukan secara online.

 

Budi Suhendro, M. Kom selaku Kepala Subbagian Akademik dan Pengajaran menyampaikan bahwa sistem ujian online tersebut dilaksanakan dengan mekanisme tertentu, dan soal akan diberikan 5 menit sebelum waktu jadwal ujian dimulai, melalui link yang telah diberikan pada jadwal UTS. “Jawaban ditulis menggunakan aplikasi pengolah kata / pada kertas kemudian di scan dan hasilnya dikirim ke email yang telah diberikan kepada mahasiswa,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), Dr. Muhtadan, M. Eng berharap agar pelaksanaan ujian online kali ini berjalan dengan lancar dan dapat dilaksanakan dengan penuh kejujuran serta integritas, meskipun pelaksanaannya tanpa ada pengawas langsung dari STTN. “Dengan model ujian online seperti ini, berarti tidak ada sekumpulan orang dalam satu tempat sehingga mengurangi resiko tertular covid-19, dan ujian dapat dilakukan dimana saja selama tersedia akses internet,” ungkapnya lebih lanjut.

 

Virus Corona penyebab covid-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, akhir tahun 2019. Sejak saat itu, wabah Corona terus menyebar ke berbagai penjuru dunia, tidak terkecuali Indonesia. Pandemi korona virus di Indonesia diawali dengan ditemukannya penderita pada awal Maret 2020. Hingga 12 April 2020 ini, telah terkonfirmasi sebanyak 4.241 kasus positif covid-19 dengan 373 kasus meninggal dan 359 kasus sembuh (bnpb.go.id).

 

Pemerintah dan juga berbagai pihak terus mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran covid-19, diantaranya dengan menyerukan agar masyarakat tetap berada di rumah saja, menjaga jarak aman dengan orang lain, penggunaan masker jika keluar rumah, selalu mencuci tangan dengan sabun serta lainnya. Diharapkan dengan langkah-langkah tersebut bisa menjadi solusi meredam penyebaran covid-19 yang telah ditetapkan menjadi pandemi dunia. (tek)



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies