Kepedulian STTN terhadap Mahasiswanya Selama Pandemi Covid-19


Selasa, 28 April 2020 - 20:34:12 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 53 kali


(Yogyakarta, 28/4/20). Sebagai wujud kesiapsiagaan terhadap dampak pandemi Covid-19, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) terus berupaya memberikan dukungannya kepada pegawai maupun mahasiswa.  Dukungan tersebut diantaranya adalah menyediakan hand sanitizer di tempat-tempat strategis wilayah kampus, menyediakan sabun cuci tangan, pemasangan poster tentang cuci tangan dan pencegahan Covid-19, dan secara mandiri melaksanakan desinfektan di seluruh ruangan STTN. Selain itu, secara rutin setiap minggu memberikan kuesioner survei strategi survival pegawai dan juga mahasiswa STTN dalam periode darurat Covid-19 dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan lingkungan sekitar sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan bagi STTN secara periodik. “Survei tersebut bersifat wajib, sehingga diharapkan semua data kesehatan dan kondisi lingkungan sekitar pegawai dan mahasiswa STTN dapat terdokumentasi dengan baik,” jelas Halim Hamadi, M. Sc selaku anggota Tim Penerapan Budaya Keselamatan Kerja (TPBK2) STTN yang membantu dalam pelaksanaan survei. Diharapkan dari hasil survei tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan STTN yang disesuaikan dengan kondisi hasil survei.

 

Sebagai tindak lanjut dari hasil survei yang telah dilakukan antara lain adalah dengan memberikan bantuan kepada mahasiswa berupa pemberian bantuan pembiayaan kuota internet untuk bulan April – Mei 2020 sebesar lima puluh ribu perbulan bagi mahasiswa STTN yang statusnya tercatat aktif, pemberian bantuan berupa suplemen dan sembako sebagai penambah daya tahan tubuh serta pemeriksaan kesehatan bagi yang terkena gejala Covid-19. “Bantuan paket kuota sudah diberikan pekan lalu, sedangkan untuk bantuan suplemen dan sembako akan dilaksanakan mulai hari ini bagi mahasiswa STTN yang tetap tinggal di Yogyakarta, mengikuti Surat Edaran Ketua STTN, dimana bantuan akan dikirimkan oleh relawan mahasiswa dan Insan Peduli Nuklir (INUPI),” ungkap Dr. Muhtadan, M. Eng selaku Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan STTN.

 

Terkait dengan bantuan kesehatan, diberikan kepada mahasiswa yang sedang beraktifitas di Kawasan Nuklir Yogyakarta (KNY) dengan izin khusus. Apabila mengalami gejala Covid-19 (demam, batuk, pilek, pusing, sesak nafas, lemas) dapat memeriksakan kesehatan di klinik Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA – BATAN). Untuk mahasiswa diluar KNY dan mengalami gejala Covid-19 dapat memeriksakan diri di fasilitas kesehatan lain di provinsi DIY. Biaya perawatan akan diganti maksimal sebesar tiga ratus ribu rupiah.

 

Selain itu, pegawai STTN dan PSTA yang dikoordinir oleh KORPRI KNY juga melaksanakan pengumpulan dana dengan cara pemotongan gaji sebagai wujud kepedulian terhadap Covid-19 yang dibelikan peralatan bantuan medis seperti hazmat, face shield, dan masker dan diserahkan ke RS dr. Sardjito dan RSPAU dr. S. Hardjolukito. (tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies