Pelatihan PPR Online, Tidak Menyurutkan Semangat Mahasiswa STTN


Rabu, 06 Mei 2020 - 17:09:45 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 48 kali


(Yogyakarta, 5/4/2020). Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang semakin pesat menjadikan persaingan dunia semakin ketat, yang mana kualitas Sumber Daya Manusia memiliki peran yang tidak boleh diabaikan. Sebagai sekolah tinggi kedinasan yang menghasilkan tenaga profesional diploma 4 dalam bidang teknologi nuklir, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) secara rutin setiap tahunnya memberikan fasilitas bagi mahasiswanya untuk memperoleh sertifikasi sebagai Petugas Proteksi Radiasi (PPR), disamping sertifikasi kenukliran yang lain.

 

Pada pelaksanaan tahun 2020 ini, sebanyak 97 peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir STTN – BATAN mengikuti pelatihan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) Industri tingkat 1. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 4 – 19 Mei 2020 tersebut untuk pertama kalinya diselenggarakan secara online sebagai wujud kesiapsiagaan terhadap pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Pelatihan diawali dengan pretest untuk semua peserta, yang dilaksanakan pada hari Jum’at 1 Mei 2020 lalu.

 

Dr. Sukarman, M. Eng selaku Pembantu Ketua I bidang akademik menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini akan disusul dengan pelaksanaan ujian tulis pelatihan pada tanggal 8 – 9 Juni 2020, ujian lisan pelatihan pada tanggal 10 Juni 2020, dan ujian dari BAPETEN direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 29 September 2020. “Sebelum dilaksanakan ujian dari BAPETEN, akan dilaksanakan kembali pelatihan penyegaran untuk mengingat materi yang telah diberikan saat pelatihan kali ini,” jelasnya.  Lebih lanjut Sukarman menyampaikan bahwa syarat untuk bisa mengikuti ujian PPR BAPETEN adalah mahasiswa sudah dinyatakan lulus dengan bukti surat keterangan lulus (SKL). Oleh karenanya diharapkan mahasiswa secara aktif untuk terus berkomunikasi dengan dosen pembimbing, sehingga diharapkan sebelum jadwal ujian PPR BAPETEN, pelaksanaan Tugas Akhir sudah selesai.

 

Sementara itu, Edy Giri Rachman Putra, Ph. D selaku Ketua STTN pada sambutan pembukaannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi luar biasa khususnya kepada mahasiswa, karena pada kondisi seperti saat ini, dalam kondisi kurang ideal, peserta tetap bersemangat mengikuti pelatihan PPR secara online. Edy Giri juga menyampaikan bahwa Surat Izin Bekerja (SIB) PPR adalah salah satu pendamping ijazah yang paling dasar, dan tahun depan akan menjadi sertifikasi wajib bagi lulusan Politeknik Nuklir Indonesia. “Tahun ini adalah angkatan terakhir untuk bisa memilih ikut atau tidak (pelatihan PPR). Kami berharap pelatihan online kali ini tidak mengurangi makna untuk dapat memberikan kompetensi bagi mahasiswa terjun ke dunia kerja,” ungkapnya.

 

Ikhsan Mahfudin, mahasiswa program studi Elektro Mekanika yang menjadi peserta pelatihan mengungkapkan bahwa materi pelatihan yang disampaikan cukup jelas untuk mengingat kembali yang pernah dipelajari, meskipun diberikan secara online. Hal tersebut juga disampaikan Arya Nicosa, bahwa dengan pelatihan online, menjadikan fokus pada pematerinya full bisa didengarkan 1 on 1. (tek)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies