Webinar Daring STTN (3): Telaah Standar Pendidikan Vokasi PNJ


Senin, 29 Juni 2020 - 19:44:56 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 59 kali


(Yogyakarta, 29/6/20). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) kembali mengadakan web seminar (webinar) secara daring guna mempersiapkan perubahan Sekolah Tinggi menjadi Politeknik. Secara berkala, webinar direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali hingga pertengahan Juli 2020 dengan beberapa pembahasan dan narasumber yang berkompeten pada bidangnya. Webinar sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2020 dan juga 18 Juni 2020, pelaksanaan webinar yang ketiga kalinya ini, dilaksanakan pada hari Jum’at, 26 Juni 2020 dengan menghadirkan narasumber Drs. Syafrizal Syarif, ST, MT (Asesor BAN-PT / dosen Teknik Elektro Politeknik Negeri Jakarta). Tema webinar adalah “Telaah standar Pendidikan vokasi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)” dengan jumlah peserta sekitar 40 orang yang terdiri pejabat struktural dan akademik, dosen dan tenaga kependidikan STTN – BATAN.

 

Edy Giri Rachman Putra, Ph. D selaku Ketua STTN dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber atas kesediaannya berbagi ilmu dengan STTN, terutama terkait dengan standar Pendidikan vokasi Politeknik Negeri Jakarta. “Semoga dengan webinar kali ini, dapat menjadi gambaran bagi STTN untuk kedepannya jika akan berubah menjadi Politeknik,” jelasnya.

 

Sementara itu, Syafrizal dalam materinya menyampaikan beberapa poin bahasan, yaitu gambaran sekilas politeknik di Indonesia, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di PNJ, dan permasalahan yang terjadi di Politeknik. “Politeknik itu penekanannya di penguasaan teknologi dan pemanfaatan teknologi yang aplikatif dan inovatif guna melakukan pengembangan teknologi,” ungkapnya.

 

Politeknik itu bisa bersifat engginering dan non engineering, dan menjadi poin penting adalah bagaimana politeknik menciptakan lulusan yang bisa diterima di dunia industri atau dunia usaha lainnya. Meskipun demikian, peraturan / kebijakan yang berubah setiap saat, pendanaan yang belum memadai, regenerasi peralatan laboratorium, gagasan kampus merdeka serta kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini perlu menjadi pemikiran. Selain itu, persiapan menghadapi kebijakan kenormalan baru antara lain adalah selalu berpedoman pada protokol kesehatan, penyesuaian struktur kurikulum, melaksanakan riset independen, pembelajaran daring, peningkatan digital literacy, dan juga project work independent. “Capaian pembelajaran serta kesesuaian keterampilan yang dilatih dengan kebutuhan industri juga menjadi poin yang perlu mendapat perhatian,” ungkap Syafrizal.

 

Dalam kesempatan yang sama, Syafrizal juga menyampaikan tentang telaah umum dari PNJ, mulai dari visi misi PNJ, strategi mencapai visi, program studi di PNJ, penerapan tri dharma perguruan tinggi di PNJ, pelaksanaan teaching industry di PNJ, kurikulum di PNJ serta penerapan sistem penjaminan mutu di PNJ. (tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
Top
  • Follows us our servcies