Kepala BATAN: Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu Diperlukan dalam Dunia Kerja


Jumat, 09 Oktober 2020 - 12:00:38 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 98 kali


(Yogyakarta, 8/10/20). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) sebagai Perguruan Tinggi vokasi yang pendidikannya berorientasi pada penerapan ilmu sesuai dengan kebutuhan kerja. Dalam konteks tersebut, STTN – BATAN mulai menyiapkan program Teaching Industry dan Teaching Laboratory. “Program ini dimaksudkan agar mahasiswa mendapat pengalaman seperti layaknya berada dalam lingkungan laboratorium atau industri yang sesungguhnya. Program tersebut juga dimaksudkan agar terjadi link and match dengan dunia industri karena kurikulumnya akan terintegrasi, sehingga lulusannya semakin siap bekerja,” demikian disampaikan Prof. Dr. Anhar Riza Antariksawan selaku Kepala BATAN dalam sambutannya secara daring pada prosesi Wisuda Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T) STTN, Rabu, 4 Oktober 2020.

 

Lebih lanjut Anhar menyampaikan, Perguruan Tinggi memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dalam mencetak Sumber Daya Manusia yang kompetitif, inovatif dan berkarakter yang mampu bersaing di tingkat global. Oleh karena itu, STTN dari tahun ke tahun selalu berusaha untuk menjadi institusi pendidikan vokasi yang lebih baik. Sejak beberapa tahun lalu, STTN terlibat aktif dalam salah satu program IAEA, mengadakan kerjasama dengan institusi beberapa negara, melaksanakan magang dan penelitian di luar negeri, mendorong jenjang pendidikan dosen ke tingkat doktoral, serta meningkatkan kompetensi keahlian dosen dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di STTN yang pada akhirnya meningkatkan kualitas lulusan STTN.

 

Wisuda kali ini menjadi angkatan pertama STTN BATAN yang menyandang gelar Sarjana Terapan Teknik. Perubahan gelar ini menunjukkan bahwa para wisudawan telah menyelesaikan pendidikan kesarjanaan dan menguasai ilmu - ilmu keteknikan, khususnya di bidang teknik nuklir yang mampu terap. Anhar juga menjelaskan bahwa dalam penerapan ilmu saat memasuki dunia kerja, tidak ada yang dapat bekerja sendiri, harus ada kolaborasi dari berbagai keahlian, lintas disiplin ilmu dan program studi. Oleh karena itu, dihimbau agar wisudawan dapat menguatkan jejaring sosial dan intelektualnya.

 

Selain itu, dalam menghadapi tantangan dunia, tidak akan bisa diselesaikan jika hanya mengandalkan kemampuan akademik. Kemampuan akademik perlu ditunjang dengan ketrampilan (skill) yang dibutuhkan dalam bekerja. Ada 10 keterampilan yang dibutuhkan agar berhasil di era revolusi industri ke-4, yaitu kemampuan pemecahan masalah yang rumit, kritis, kreativitas, manajemen manusia, koordinasi dengan orang lain, kecerdasan emosional, pengambilan keputusan, orientasi layanan, negosiasi dan kognitif fleksibilitas (bersadarkan laporan “The Future of Jobs” yang dipublikasikan oleh World Economic Forum).

 

“Saya ingin mengingatkan, bahwa bangsa Indonesia telah menunggu karya-karya inovatif kalian untuk bangkit menjadi bangsa yang besar. Dalam aktivitas di masyarakat, jangan lupa untuk selalu mengedepankan karakter yang berkemampuan dan berkebiasaan memberikan yang terbaik, dijiwai oleh akhlak dan budi pekerti yang mulia. Tunjukkan pada dunia bahwa alumni STTN selain cerdas, bersemangat juga berilmu dan profesional,” pesan Anhar kepada wisudawan STTN – BATAN.

 

Prosesi wisuda yang dilaksanakan di Hotel Sahid Jaya, Babarsari dan dilaksanakan sesuai aturan protokol kesehatan Covid-19 tersebut, diikuti 101 wisudawan dengan rincian 28 orang dari Program Studi Teknokimia Nuklir, 38 orang dari Program Studi Elektronika Instrumentasi, dan 35 orang dari Program Studi Elektro Mekanika. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diperoleh diperoleh Ikhsan Mahfudin dengan perolehan IPK 4,00 dari program studi Elektro Mekanika. (tek)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
  • IKM STTN
Top
  • Follows us our servcies