Kuliah Umum Jurusan Teknofisika Nuklir STTN BATAN


Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:48:48 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 45 kali


(Yogyakarta, 22/10/20). Dalam masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung dari bulan Maret 2020, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) mengeluarkan kebijakan terkait dengan proses pembelajaran bagi mahasiswa STTN. Pembelajaran dilaksanakan secara daring sebagai tindaklanjut kesiapsiagaan terhadap penyebaran Covid-19. Tidak terkecuali dengan pelaksanaan kuliah umum, sebagai bagian dari tugas STTN untuk menambah ilmu pengetahuan mahasiswa diluar pembelajaran akademik. Tindak lanjut hal tersebut, Jurusan Teknofisika Nuklir (JTFN) STTN pada tanggal 10 Oktober 2020 melaksanakan kuliah umum secara daring dengan topik Labview dalam dunia industri serta Instrumentasi Fisika di bidang pertanian era industri 4.0. Kegiatan diikuti sejumlah mahasiswa program studi Elektronika Instrumentasi dan Elektro Mekanika dari angkatan 2017 sampai angkatan 2020, dengan jumlah peserta sekitar 150 orang. Menghadirkan nara sumber Yasrof Adityo M dari PT. Halia Teknologi Nusantara dan Ahmad Radhy dari CeriTech, kegiatan berjalan dengan lancar dan diikuti antusias oleh peserta.

 

Dalam kuliah umum kali ini, Yasrof memberikan materi tentang LabVIEW dalam dunia industri. “Saat ini Labview sudah banyak dikembangkan di berbagai bidang seperti Automated Test System, Smart Factory dan IoT, serta Mobile Robotic,” jelasnya. Pembicara tidak hanya memberikan materi dasar tentang pemrograman atau instrumentasi fisika saja, pembicara juga memberi pandangan atau gambaran terhadap mahasiswa jurusan teknofisika nuklir yang nantinya berminat untuk masuk ke dunia instrumentasi fisika atau programming seperti LabVIEW, IoTs dan lain-lain. Sementara itu, Radhy dari CeriTech yang sekaligus founder CeriTech menyampaikan materi tentang Instrumentasi Fisika di bidang Pertanian Era Industri 4.0. “Masa depan pertanian Indonesia adalah pertanian yang cerdas berbasis teknologi dapat disebut dengan smart farming 4.0 yang berbasis IoT,” ungkapnya. Kuliah umum diikuti secara antusias oleh peserta, dibuktikan dengan antusiasnya peserta melaksanakan diskusi dengan nara sumber dan beberapa mahasiswa berminat untuk mengikuti jejak narasumber.

 

Selain menyimak penjelasan materi dari narasumber, dalam kesempatan yang sama, mahasiswa juga memperoleh penjelasan terkait dengan pelaksanaan Tugas Akhir oleh sekretaris Jurusan Teknofisika Nuklir, Halim Hamadi, M. Sc. Halim berharap, kuliah umum kali ini menjadi salah satu cara untuk memudahkan mahasiswa dalam menentukan judul tugas akhir kedepannya. (gk/hh)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
  • IKM STTN
Top
  • Follows us our servcies