Kuliah Umum Praktisi Industri dan Wacana Kerja Sama Teaching Industry


Senin, 26 Oktober 2020 - 18:11:28 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 58 kali


(Yogyakarta, 26/10/20). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 mengamanatkan tentang kebijakan kampus merdeka dan merdeka belajar untuk mendorong link and match antara kegiatan pendidikan di perguruan tinggi dengan kebutuhan kompetensi di dunia usaha dan industri (DUDI). Bahkan peraturan tersebut memberikan ruang (hak) kepada mahasiswa untuk dapat mengambil mata kuliah di luar kurikulum program studi sampai 2 semester (setara dengan 40 sks). Program Studi Elektronika Instrumentasi, Jurusan Teknofisika Nuklir, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Prodi Elins JTFN STTN - BATAN) menyambut baik kebijakan tersebut dengan mengembangkan kurikulum berbasis teaching industry. PT. Petrokimia, Gresik merupakan salah satu industri pengguna teknologi maju Distributed Control System (DCS) yang menjadi salah satu materi pokok pembelajaran di Prodi Elins JTFN STTN.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, pada hari Kamis, 22 Oktober 2020, Prodi Elins menyelenggarakan kuliah umum dengan narasumber Ahlul Maghfiroh Anas selaku praktisi industri (Foreman Regu Instrument Phonska II/III & Bagging Komp. Pabrik 2 dan Fajaruddin (bagian diklat) dari PT. Petrokimia terkait dengan penggunaan teknologi DCS di PT. Petrokimia. Peserta kuliah umum adalah dosen dan mahasiswa Prodi Elins STTN.

 

Disamping memberikan wawasan bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi wahana diskusi penjajakan kerja sama dalam rangka mewujudkan program teaching industry pada kurikulum baru Prodi Elins. Secara lisan PT. Petrokimia, Gresik menanggapi positif wacana kerja sama yang berorientasi pada penyediaan fasilitas belajar langsung di lapangan (industri) bagi mahasiswa Prodi Elins dalam bentuk magang atau kuliah praktek.

 

Pada tahun 2019, ada 2 mahasiswa Prodi Elins atas nama Hasna Nurhanifa R. dan Afton Ilman Huda sudah melakukan kuliah praktek selama sekitar 2 bulan di PT. Petrokimia, Gresik. “Kedepan, melalui program teaching industry mahasiswa Prodi Elins diharapkan dapat melakukan magang di industri dalam jangka waktu hingga 6 bulan melalui skema kerja sama,” ungkap Sutanto selaku Ketua Prodi Elins STTN. Menanggapi hal tersebut, PT. Petrokimia, Gresik menyatakan mendukung program tersebut dan menyambut baik untuk dilakukan diskusi lanjut terkait realisasi program tersebut. (tnt)

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
  • IKM STTN
Top
  • Follows us our servcies