Praktikum Offline di STTN pada Masa Pandemi, Upaya Beradaptasi dengan Kenormalan Baru


Rabu, 18 November 2020 - 15:29:39 WIB
Diposting oleh : taurina eka
Kategori: Berita STTN - Dibaca: 429 kali


(Yogyakarta, 17/11/20). Dalam upaya beradaptasi dengan kenormalan baru, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) melaksanakan praktikum secara offline terbatas di masa pandemi Covid-19. Praktikum yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 tersebut di mulai sejak tanggal 16 November 2020 sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Ketua STTN yang dikeluarkan pada tanggal 4 November 2020. Adapun praktikum yang dilakukan adalah mata kuliah praktikum untuk pengajaran semester genap tahun akademik 2019/2020 dan berlangsung selama 5 minggu ke depan.

 

Rizal Nur Asegaf, salah satu Mahasiswa Teknokimia Nuklir yang berasal dari Nganjuk, Jawa Timur mengaku sangat bersyukur bisa melaksanakan praktikum secara offline. Baginya, melaksanakan praktikum secara offline akan lebih memudahkan dirinya memahami materi dan bisa secara langsung mempraktekkan pembelajarannya selama ini.

 

Demikian halnya dengan Muchamad Ulin Nuha, Mahasiswa Program Studi Elektronika Instrumentasi yang juga merupakan ketua kelas di prodi angkatannya, mengungkapkan kegembiraannya, akhirnya bisa melaksanakan praktikum secara offline. Ulin merasa senang bisa melaksanakan praktikum secara offline, karena menurutnya melaksanakan praktikum secara online terasa berbeda dengan saat kita melaksanakan praktikum offline. “Saat melaksanakan praktikum secara offline, kita bisa secara mandiri praktik dan langsung memegang alatnya, sehingga ketika ada permasalahan, dapat langsung ditanyakan pada dosen pengampu,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Dr. Sukarman, M. Eng selaku Pembantu Ketua I bidang Akademik STTN menyampaikan bahwa pelaksanaan praktikum secara offline dilatar belakangi dengan adanya pertimbangan tentang ketercapaian pembelajaran terutama dari sisi skill. “Meskipun di masa pandemi seperti saat ini, tidak berarti kegiatan belajar (praktikum) menjadi berhenti, apalagi STTN sebagai institusi pendidikan vokasi yang mengutamakan ketercapaian pembelajaran terutama sisi skill,” ungkapnya saat dihubungi melalui WhatsApp.

 

Lebih lanjut Sukarman menjelaskan bahwa beberapa mata praktikum semester genap belum terselenggara (tertunda) karena pandemi, sehingga harus dilakukan kegiatan praktikum offline, khususnya untuk mata praktikum yang memang sulit dicapai dengan hanya dengan demo/melihat video. Meskipun demikian, pelaksanaan praktikum offline harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

 

Aturan pelaksanaan praktikum secara offline, telah disosialisasikan oleh STTN melalui Tim Penerapan Budaya Kesehatan dan Keselamatan (TPBK2) secara daring melalui platform zoom serta disiarkan secara langsung melalui channel youtube sttnbatan pada tanggal 4 November 2020 yang diikuti oleh mahasiswa, dosen serta tenaga administasi STTN. Melaksanakan rapid / isolasi mandiri sebelumnya bagi pelaksana kegiatan, mengisi formulir Self-Assessment, pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker dan APD lainnya, serta pengaturan jadwal, waktu dan ruang praktikum, merupakan beberapa ketentuan yang harus dilaksanakan sebelum dan saat pelaksanaan praktikum offline di STTN. (tek)

 

 



Berita Terkait:

0 Komentar :


Isi Komentar:
  • Nama :
  • Website :
  • Komentar :
  • (Masukkan 6 kode diatas)
  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir
  • JURNAL FORUM NUKLIR
  • BATAN
  • Tracer Alumni
  • IKM STTN
Top
  • Follows us our servcies